Suara.com - Ingin mencoba steak ala barat dengan kearifan kuliner lokal? Ono Steak Jatiwaringin, Bekasi, menghadirkan steak dengan bumbu penyet dan rendang.
Yang lebih unik, kedua steak bisa dimakan dengan nasi, makanan utama orang Indonesia.
Selama ini steak terlintas sebagai menu makanan mewah yang perlu merogoh kocek agak dalam. Namun ternyata anggapan itu ditepis oleh Ono Steak yang baru saja grand opening pada tiga bulan lalu ini memberikan konsep berbeda.
Jika kebanyakan steak house, porsi steak rata-rata sekitar 150–200 gram per porsi, Ono Steak menawarkan steak dalam ukuran per gram hingga kiloan dengan harga relatif murah, namun kualitas rasa kelas atas.
Ono Steak menyediakan tiga pilihan daging Australia yang dijual dalam sistem kiloan ini yakni jenis tenderloin, sirloin dan ribeye. Keuntungan lainnya pelanggan akan mendapatkan kebebasan memilih menu pendamping (side dish) yang juga dijual pergram dari mulai jenis kentang hingga aneka sayur.
Steak kiloan ini termasuk menjadi salah satu menu andalan di Ono Steak yang berlokasi di Jalan Raya Jatiwaringin No.63, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi. Suara.com pun sudah tak sabar ingin membuktikan sensasi makan steak kiloan ini dan menu lainnya.
Saat Suara.com tiba di depan restoran Ono Steak, pengunjung akan diperlihatkan pemandangan yang menarik. Di samping pintu sebelum masuk terdapat air mancur yang memperindah suasana halaman restoran. Serta, ada juga tempat pencuci tangan untuk pengunjung.
Memasuki ruangan restoran, pengunjung juga akan dihipnotis dengan suasana hijau yang merupakan tumbuhan menjalar di tembok restoran. Ini seolah seperti makan steak dengan suasana alam, ditambah kenyamanan disambut baik oleh pelayan Ono Steak yang membuat Suara.com menjadi betah.
Suara.com pun disediakan berupa steak penyet dan steak rendang dengan tingkat kematangan medium well, namun saat tersaji steak ini jadi well-done yang merupakan menu populer di Ono Steak Jatiwaringin.
Untuk steak penyet hanya seharga Rp 45.000, sementara steak rendang hanya merogoh kocek sebesar Rp 39.000. Wanginya pun membuat Suara.com semakin tergoda, dan kualitas bumbu steak-nya terlihat lezat.
Baca Juga: Dijamin Juicy! Simak Tips Agar Hasil Steak Rumahan Jadi Mewah ala Restoran
Potongan steak bagian sirloin dan ribeye ini dipanggang layaknya beef steak biasa. Uniknya, kedua steak ini disajikan menggunakan piring tanah liat. Steak penyet berupa sambal ulek, lalapan dan nasi putih sebagai pelengkap.
Sementara, steak rendang terdapat telur, aneka sayuran dan nasi putih. Steak ini termasuk selera lokal dan memang sangat cocok untuk dijadikan pilihan penggemar steak yang mau makan daging Australia dengan bumbu khas nusantara.
Nah, sensasinya Suara.com merasakan tekstur daging steak ini sangat lembut, empuk di mulut. Rasa sambalnya tak hanya pedas tapi ada semburat rasa manis gurihnya. Dan, rasa bumbu rendangnya begitu gurih di lidah. Karena, saking menikmatinya, Suara.com bahkan menikmati steak menggunakan tangan.
Supervisor Restoran Ono Steak Jatiwaringin, Ariza Faradilla mengatakan steak penyet dan steak rendang ini merupakan gebrakan dan konsep baru dalam membuat makanan hasil racikan antara bumbu Indonesia dengan daging sapi Impor.
"Steak penyet dan steak rendang jadi yang paling laku, karena ini menu makanan yang tidak terlalu asing untuk para pelanggan," ujar Ariza diwawancarai Suara.com, di restoran Ono Steak, Jatiwaringin, Bekasi, Rabu (30/09/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, pilihan sambal juga bisa beragam seperti sambal khas Ono Steak, hingga sambal matah. Bahkan bisa pula yang dikombinasikan dengan street food populer yang menjadi konsep baru di restoran Ono Steak.
Berita Terkait
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
10 Inovasi Makanan Paling Aneh yang Ternyata Sangat Cerdas dan Bisa Selamatkan Bumi!
-
Bukan Sekadar Daging Bakar: 3 Tips Bikin Pengalaman Makan Steak Makin Berkesan
-
Steak Ala Jepang yang Meleleh di Lidah: Wagyu Zabuton dengan Negi Butter Sauce
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
6 Shio Paling Hoki pada 11 April 2026: Banjir Cuan di Akhir Pekan
-
5 Urutan Skincare Pagi Azarine Bright & Glow Booster untuk Mencerahkan Wajah Kusam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria
-
Di Papua, Perempuan Mengelola Laut Lewat Tradisi Sasi agar Tetap Lestari
-
7 Rekomendasi Sepatu New Balance Termurah, Mulai Rp800 Ribuan
-
4 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Mencerahkan Kulit Wajah Kusam
-
7 Sunscreen Wardah SPF 50 untuk Lindungi Kulit Wajah dari Matahari dan Lebih Glowing