Suara.com - Terapi PRP atau Platelet Rich Plasma pernah digunakan beberapa public figur untuk mengatasi masalah rambut, seperti Kourtney Mary Kardashian untuk mengatasi pitak, serta Aura Kasih untuk mengatasi masalah rambut rontok pascamelahirkan.
Namun selain untuk mengatasi pitak dan masalah kerontokan rambut, terapi PRP juga bisa digunakan untuk perawatan wajah bekas jerawat atau acne scars dan membuat kulit lebih sehat. Terapi ini memanfaatkan sel plasma darah yang mengandung trombosit dari dalam tubuh sendiri dan disuntikkan kembali. Jadi penasaran, berapa biaya terapi PRP untuk sekali perawatan?
Pendiri Zap Clinic, Fadly Zahab, mengatakan klinik miliknya memliki dua jenis pelayanan untuk PRP, yaitu di Zap Klinik dan Zap Premier.
Zap Klinik mengarah pada perawatan rutin, pelayanan dan treatment yang cepat, dan prosedur dilakukan oleh dokter kulit. "Di Zap klinik harganya lebih terjangkau, cuma Rp 749 ribu aja. Dengan teknik vitamin injector, jadi kita pakai kaya tembakan gitu untuk diinjeksikan langsung ke tempat PRP baik di wajah atau rambut," ujar Fadly dalam acara webinar, Kamis (15/10/2020).
Sedangkan pelayanan Zap Premier cenderung melayani dan berusaha menuruti semua keinginan pelanggan, sehingga biasanya prosedur yang dilakukan tidak sekedar PRP tapi dikombinasikan dengan prosedur lainnya seperti filler, botox, atau laser.
Layanan yang customize ini membuat harganya lebih mahal dari Zap Klinik, karena dijalankan berdasarkan keinginan customer. Kisaran harga perawatannya antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,2 juta.
"PRP-nya itu bisa jadi misalnya untuk kasus acne scars (bekas jerawat), biasanya dokter akan kombinasi pakai injector, dia akan pakai yang di kasih jarum kecil-kecil banyak sekali yang dia akan bikin perlukaan mikro, baru ditembakkan dengan PRP dan kuantitasnya PRP yang digunakan lebih tinggi," paparnya.
"Jadi kalau premier memang harganya lebih tinggi, untuk masalah lebih spesifik, dan di premier bisa dilakukan oleh dokter estetik atau bisa dilakukan juga sama dokter spesialis," sambung Fadly.
Bahkan jika customer tidak ingin darahnya diambil untuk PRP, di layanan Zap Premier juga memberikan alternatif lain
Baca Juga: 5 Manfaat Tomat Beku, Redakan Jerawat hingga Bantu Mencerahkan Kulit
"Kalau nggak mau pakai darah sendiri, ada growth factor yang bisa kita lakukan mirip PRP. Jadi kalau di Premier banyak banget altenatifnya. Kalau di Zap Klinik cuma adanya PRP Rp 749 ribu, kita buat simpel bisa dilakuin semua orang dan dilakuin secara rutin," tutup Fadly.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna