Suara.com - Kemampuan bahasa asing penting dimiliki siswa demi meningkatkan kualitas dan peluang kerja di masa depan.
Selain bahasa Inggris, bahasa Mandarin rupanya menjadi bahasa asing populer yang diajarkan di sekolah, sebagai mata pelajaran pilihan.
Dilansir VOA Indonesia, meningkatnya minat mempelajari bahasa Mandarin tidak lepas dari pengaruh China yang semakin mendunia.
Apalagi dengan jumlah penduduk China yang kini diperkirakan 1,38 miliar dan banyak warga keturunan China yang tersebar di berbagai penjuru dunia, saat ini diperkirakan 25 persen penduduk dunia berbahasa Mandarin.
"Pada tahun-tahun terakhir, khususnya lima tahun terakhir, minat mempelajari bahasa Mandarin ini semakin meluas, tidak hanya di kalangan keturunan Tionghoa yang tertarik untuk belajar tapi juga dari suku Sunda, Jawa Bali dan lain-lain. Jadi kalau boleh saya bilang, dari Sabang sampai Merauke," kata Henoch Pradana, mantan wakil ketua Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa cabang Jawa Timur.
Henoch menjelaskan, saat ini banyak perusahaan menuntut para pekerja mereka berbahasa Mandarin. Tuntutan seperti itu tidak hanya karena perusahaan tersebut merupakan perusahaan hasil investasi dengan China, tapi juga karena banyak perusahaa Indonesia menjalin kerjasama di berbagai sektor dengan perusahaan-perusahaan China.
Meningkatnya minat mempejari bahasa Mandarin juga sebetulnya tidak lepas dari gencarnya pemerintah Tiongkok menawarkan beasiswa untuk mempelajari bahasa Mandarin dan bahkan menuntut ilmu di jenjang yang lebih tinggi di China.
Henoch sendiri mengakui, badan yang pernah dipimpinnya itu telah ikut membantu menyalurkan beasiswa ke ratusan pelajar di Indonesia.
"Jadi memang banyak sekali diberikan beasiswa untuk ke sana. Tidak hanya belajar bahasanya, tapi juga berbagai bidang ilmu seperti bisnis, teknik dan lain-lain. Beasiswa itu cukup besar dan kuotanya sangat banyak. Itu sudah dilakukan sejak tahun 2010," katanya.
Baca Juga: Heboh! Mahasiswa Dilarang Gabung UKM Bahasa Asing karena Enggak Cantik
Putrinda Damayanti adalah seorang penyelenggara kursus bahasa Mandarin yang berbasis di Jakarta.
Lewat lembaga pendidikan informalnya yang disebut Mandarinforkids, ia mengaku telah mengajar sekitar 130 anak yang tersebar di dan luar Jakarta.
Mandarinforkids hanyalah satu dari ratusan lembaga pengajaran bahasa Mandarin -- formal dan informal -- yang tumbuh bagai jamur dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.
Seiring meningkatnya arus investasi China di tanah air dan semakin terbukanya sistem pendidikan Indonesia sejak masa pemerintahan mendiang Abdurrahman Wahid, minat untuk mempelajari bahasa Mandarin semakin bertambah.
Kini, semakin banyak perguruan tinggi yang memiliki jurusan sastra Mandarin.
Banyak sekolah, termasuk pesantren, dari jenjang TK hingga SMA kini juga menawarkan bahasa Mandarin sebagai mata pelajaran pilihan.
Putri sendiri mengaku, banyak muridnya mempelajari bahasa Mandarin karena tuntutan sekolah.
"Kebanyakan sekolah saat ini, second language-nya, option-nya, adalah bahasa Mandarin. Jadi mau gak mau mereka harus belajar. Sekarang juga banyak orangtua yang mendorong anak-anaknya untuk belajar bahasa asing lain selain English," kata Putri.
Berita Terkait
-
Review Golden Job: Misi Terakhir yang Berujung Pengkhiantan, Malam Ini di Trans TV
-
Shuhua i-dle Debut sebagai Pemeran Utama dalam Film Berbahasa Mandarin
-
Menantikan Konser Eric Chou di Jakarta, Panggung Spektakuler Disiapkan dengan Konsep 360 Derajat
-
Pejuang Otodidak: Suka Duka Belajar Bahasa Jepang Mandiri dari Nol
-
Sinopsis Blades of the Guardians, Aksi Epik Jet Li dan Wu Jing di Tengah Gurun Mematikan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Berapa Umur Adhisty Zara Sekarang? Resmi Menikah dan Siap Jadi Ibu Muda
-
Berapa Harga Menginap Prabowo di Hotel Four Seasons George V Prancis? Ini Fasilitasnya
-
Siapa Tsaqib? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Adhisty Zara
-
Terpopuler: 5 Sunscreen Lokal Hempas Flek Hitam, 4 Shio Paling Beruntung Finansial 1 Juni
-
Bukan Cuma Olahraga, Tenis Kini Jadi Cara Baru Habiskan Waktu Berkualitas Favorit Pasangan Urban
-
Dari Visual hingga Interaksi, Ini Alasan Pengalaman Ruang Kian Penting bagi Industri Kreatif
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026