Suara.com - Wisata religi memiliki makna baru jika Anda berkungjung ke kota Probolinggo, Jawa Timur. Bertepatan dengan momen Hari Santri Nasional 2020, Probolinggo meresmikan museum Rasulullah SAW.
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan dengan adanya barang peninggalan sejarah Nabi Muhammad SAW, harapannya kota Probolinggo akan dikaruniai keberkahan.
Peresmian museum Rasulullah SAW dilaksanakan tepat pada Hari Santri Nasional (HSN) VI dan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Keberadaan museum ini menjadi wisata religi karena barang yang ada di dalamnya bukan barang seperti lainnya, sehingga museum tersebut diberi nama museum Rasulullah SAW," tuturnya.
Ia menjelaskan museum tersebut bisa disejajarkan dengan museum di luar negeri karena isinya bukan peninggalan barang sejarah biasa.
"Museum ini adalah anugerah untuk Kota Probolinggo hingga barang-barang tersebut bisa sampai di kota ini, sehingga saya berharap semua pihak bisa amanah menjalankan tugas dan menjaga barang peninggalan milik Rasulullah SAW dan para sahabat," katanya.
Beberapa benda peninggalan yang dapat dilihat di dalam museum tersebut, antara lain surban, rambut, darah bekam, kiswah, batu sijjil, alas kaki, baju perang, pedang Sayidina Khalid bin Walid serta barang bersejarah Islam lainnya.
"Saya imbau warga Kota Probolinggo bisa menyambut tamu yang datang dengan ramah, sehingga dapat menjaga nama baik kota, ayo menjadi warga yang betul-betul ramah dan baik," ujarnya.
Menurutnya para tamu berbondong-bondong ingin ziarah melihat barang peninggalan Rasulullah SAW dan para sahabat, sehingga pihaknya ingin museum itu bisa berlanjut lama di Kota Probolinggo dan mengembangkan museum baru sesuai dengan rencana.
Operasional museum Rasulullah SAW akan menerapkan protokol kesehatan, antara lain semua pengunjung wajib bermasker, diukur suhu badan, mencuci tangan sebelum masuk museum dan ada pembatasan jumlah pengunjung.
Baca Juga: Adab Menerima Tamu Dalam Islam, Dicontohkan KH Hasyim Asy'ari Kakek Gus Dur
"Secara teknis, setiap hari museum dibuka selama 9 sesi, satu sesi selama 30 menit untuk 40 pengunjung. Bagi pengunjung yang rentan seperti anak-anak untuk sementara dilarang masuk," katanya.
Wali kota yang biasa dipanggil Habib ini hanya bisa menyampaikan rasa syukur dan berharap dengan adanya museum itu, semua lebih sering berselawat kepada Nabi dan membawa keberkahan untuk semua karena dengan berselawat akan mendapatkan syafaat.
Peresmian museum Rasulullah SAW ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan pita di pintu masuk oleh wali kota, kemudian bersama Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, Ketua Tim Penggerak PKK Aminah Hadi Zainal Abidin dan tamu lainnya masuk ke dalam museum.
"Sangat istimewa bagi saya. Bisa memandang dan melihat langsung, semakin menambah kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan museum ini bisa berjalan sesuai harapan dan membawa keberkahan," ucapnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Mau Glowing Luar Dalam? Cobain 200 Resep Sehat JSR dari dr. Zaidul Akbar
-
Malam Seribu Bulan Untuk Umat Tercinta Rasulullah
-
Menyusuri Situs Ashabul Khafi, Wisata Sejarah dan Religi di Yordania
-
5 Destinasi Wisata Religi Buddha di Kepulauan Riau, Sarat Sejarah dan Spiritualitas
-
Menjelajahi Kompleks Masjid Al-Aqsa, Ikon Spiritual di Jantung Yerusalem
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Senin 9 Maret 2026 Puasa Hari ke Berapa? Simak Perbedaan Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
-
Jadi Tradisi Jelang Lebaran, Apa Beda Hampers dan Parcel?
-
Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei
-
5 Inspirasi Takjil Warna Kuning untuk Buka Puasa yang Segar dan Menyehatkan
-
Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
-
Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
-
7 Lotion Calamine untuk Meredakan Gatal Akibat Campak, Harga Mulai Rp8 Ribuan
-
6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Lebaran, Tahan Lama dan Minim Oksidasi
-
Sebenarnya Batas Sahur Itu Imsak atau Subuh? Ini Penjelasannya
-
Apa Keistimewaan Meninggal di Bulan Ramadan? Ini 6 Pahalanya