Suara.com - Kualitas air minum di rumah jelas tidak boleh diremehkan. Namun, bagaimana cara mengeceknya?
Banyak minum air baik untuk kesehatan tubuh. Namun, hal yang terjadi justru bisa sebaliknya jika air yang dikonsumsi mengandung bakteri atau bahkan racun.
Merangkum Yukepo.com, ada beberapa cara simpel untuk mengecek kualitas air minum di rumah. Apa saja?
Amati warna air
Jangan cuma dilihat sekilas. Biarkan air mengalir selama beberapa menit, lalu ambil gelas dan isi dengan air. Pegang dan bawa gelas tersebut ke area dengan pencahayaan yang terang.
Jika air menjadi tampak keruh, berwarna kuning bahkan coklat, mungkin pipa air berkarat dan ada polusi yang mencemari air. Ada kemungkinan sumber air di tempatmu punya kualitas rendah. Biasanya, air seperti itu berasal dari sungai atau waduk.
Perhatikan adanya zat bahaya di dalam air
Ambil segelas air, letakkan di tempat terang. Perhatikan baik-baik, apakah ada sesuatu yang berwarna merah, oranye, atau kecoklatan? Kalau ada, biasanya itu karena ada pipa yang berkarat atau rusak.
Kalau ada partikel kecil berwarna hitam, artinya ada pipa yang sudah harus diganti. Jika air tampak sangat keruh tanpa ada partikel berwarna lain, itu pertanda ada banyak kandungan bahan kimia.
Baca Juga: 4 Dampak Buruk Sering Melewatkan Makan, Gagal Diet hingga Bau Mulut
Cium aroma air minum
Kualitas air minum juga bisa dicek dari aromanya. Kalau tercium aroma pemutih, tandanya ada klorin yang ditambahkan ke air tersebut.
Jika muncul aroma tanah dan apek, artinya ada benda organik yang mengendap dan membusuk di saluran air. Selain itu, kalau ada aroma seperti telur busuk, itu pertanda adanya bakteri di dalam air.
Coba biarkan dulu air tersebut di dalam wadah dan cium kembali setelah selang beberapa menit. Kalau baunya menghilang, artinya bakteri berasal dari saluran air. Jika tidak, itu menunjukkan bakteri tersebut masih ada di dalam air.
Cek rasanya
Coba minum sedikit, tapi jangan langsung ditelan. Rasakan dulu di dalam mulut. Jika tidak enak, kamu harus langsung mengeluarkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok