Suara.com - Punya anak adalah anugerah terbesar bagi sebagian pasangan. Tak heran banyak pasangan yang akan melakukan berbagai cara untuk bisa memiliki momongan, termasuk berkonsultasi secara rutin dan mengikuti program hamil dengan dokter kandungan.
Selain dengan cara itu, sebenarnya ada tips sederhana yang bisa Anda coba di rumah untuk memaksimalkan usaha memiliki anak. Yuk, segera simak 11 saja cara sederhana dari The Asian parent berikut, yang bisa dilakukan untuk bisa cepat punya anak.
1. Melakukan Hubungan Seks di Pagi Hari
Pria memiliki jumlah sperma dan kadar hormon yang tinggi di pagi hari. Karena alasan inilah, berhubungan seks di pagi hari bisa meningkatkan potensi kehamilan pada perempuan. Selain itu, Anda juga sebaiknya melakukan hubungan seks di waktu yang tepat, yaitu ketika istri sedang dalam periode masa subur.
2. Mengetahui Masa Subur pada Perempuan
Melakukan hubungan seksual di periode masa subur akan meningkatkan potensi kehamilan. Karena itu, penting sekali bagi perempuan untuk mengetahui masa subur tubuhnya sendiri.
Periode terbaik untuk melakukan hubungan seksual adalah dua hari sebelum masa ovulasi, karena sperma dapat hidup selama maksimum 5 hari di dalam rahim.
3. Berkonsultasi dengan Dokter Kandungan
Berkonsultasi dengan dokter kandungan adalah salah satu cara terbaik dan sederhana untuk bisa cepat punya anak. Setelah datang ke dokter kandungan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan dan analisis terkait kesuburan dan organ reproduksi pasangan.
Untuk perempuan, siklus periode menstruasi menjadi salah satu yang akan diperhatikan oleh dokter kandungan. Biasanya, ada juga vitamin dan suplemen yang akan menunjang kesehatan organ reproduksi dan membantu untuk bisa cepat hamil. Ada juga semacam terapi yang akan direkomendasikan untuk pasangan agar bisa meningkatkan kualitas sperma dan sel telur.
4. Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi
Menjaga organ reproduksi juga menjadi salah satu cara untuk bisa meningkatkan potensi kehamilan. Pastikan Anda dan pasangan di rumah untuk selalu menjaga organ intim dengan cara-cara yang sederhana.
Untuk perempuan, pastikan untuk memakai pakaian dalam yang menyerap keringat dan memakai pembalut yang bisa menjaga kelembapan alami tubuh. Selain itu, pastikan untuk menjaga kebersihan organ intim dengan rutin mengganti celana dalam dan pembalut saat sedang menstruasi.
Laki-laki juga perlu memerhatikan kebersihan area intim, seperti membersihkan alat kelamin dengan seksama sehabis buang air kecil, saat mandi, setelah berenang, dan berkeringat.
Baca Juga: Hubungan Seks saat Menstruasi, Ini lho Manfaat dan Risikonya
5. Tidak Mengonsumsi Minuman Beralkohol dan Merokok
Minuman beralkohol dan kebiasaan merokok dapat mengurangi potensi kehamilan pada perempuan. Setidaknya, minuman beralkohol dapat mengurangi potensi kehamilan sebanyak 50%.
Sedangkan kebiasaan merokok dapat mengurangi potensi kehamilan sebanyak 30%. Minuman beralkohol dan rokok juga sangat berbahaya jika dikonsumsi bagi ibu hamil. Ada sejumlah risiko dan dampak buruk, seperti kelainan janin, kelahiran prematur, dan keguguran. Bahkan, perempuan atau laki-laki yang menjadi perokok pasif juga memiliki risiko tertentu yang berbahaya bagi tubuh.
6. Memiliki Pola Makan yang Baik dan Bergizi Seimbang
Pola makan tentu berpengaruh terhadap kesehatan tubuh, termasuk fertilitas. Beberapa makanan yang kaya lemak trans terbukti bisa menurunkan kesuburan pada tubuh manusia. Obesitas menjadi salah satu kendala sebagian pasangan untuk bisa mendapatkan momongan.
Makanan yang kaya dengan gizi dan nutrisi bisa menunjang kebutuhan tubuh sehingga berpengaruh terhadap program hamil yang sedang Anda jalankan. Selain itu, coba konsumsi makanan yang memiliki kandungan folat dan vitamin A. Anda juga bisa mengonsumsi susu untuk mengurangi risiko infertilitas (ketidaksuburan).
7. Memiliki Berat Badan yang Ideal
Berat badan yang ideal bisa menunjang potensi kehamilan menjadi lebih tinggi. Karenanya, penting bagi pasangan yang ingin menjalankan program hamil untuk menjaga berat badan agar tidak berlebihan apalagi obesitas.
Menjaga berat badan bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan berolahraga secara teratur. Selain menyehatkan, berolahraga bersama pasangan juga bisa menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kebahagiaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?