Suara.com - Bagi kebanyakan orang, diet bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Selain harus disiplin, seseorang juga perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan sebelum berdiet.
Salah satu kondisi yang perlu dipertimbangkan adalah diabetes. Hal inilah yang dialami wanita asal Inggris bernama Amber Dumbill.
Menyadur Daily Mail, Amber adalah seorang penari balet yang memiliki kondisi diabetes tipe 1. Hal ini menyebabkan Amber harus rajin melakukan suntik insulin.
Amber sendiri tidak pernah benar-benar gemuk. Ukuran baju terbesarnya adalah M selama bersekolah.
Sayangnya, Amber sering kehilangan rasa percaya diri karena harus memakai baju ketat saat menari balet. Amber juga kerap membandingkan tubuhnya dengan penari lain yang memiliki tubuh langsing.
Hal ini mendorong Amber untuk berbuat nekat. Demi mengurangi berat badan, Amber sengaja mengurangi dosis insulin bahkan hingga berhenti.
Hasilnya, Amber memang berhasil turun ke ukuran S. Tanpa insulin, tubuh penderita diabetes tipe 1 memang akan membakar lemak lebih cepat.
Di sisi lain, hal ini juga berdampak buruk. Suatu pagi, Amber tidak bisa bangun dari tempat tidur dan muntah darah.
Ketika dicek, gula darah Amber sudah naik pesat. Bibirnya juga membiru dan paramedis mengatakan bahwa gadis tersebut terancam tewas.
Baca Juga: Pria Disebut Lebih Jago Diet daripada Perempuan, Kok Bisa?
Meski begitu, Amber ternyata tidak kapok. Pasalnya, wanita ini memang sudah sering memanipulasi hasil tes gula darah miliknya.
Amber dinyatakan mengidap diabetes di umur 9 tahun. Sejak kecil, jenis makanan yang boleh dikonsumsi Amber sudah dibatasi.
Menginjak remaja, Amber pun sering diam-diam memakan cokelat. Dia bahkan pernah makan 20 cokelat dalam sehari, yang menyebabkan berat badannya naik.
Meski hampir tewas karena kondisi diabetes dan gangguan makan diabulimia, Amber sempat mengurangi dosis insulinnya lagi. Hal ini dilakukan karena Amber takut gemuk.
Untunglah, wanita 24 tahun ini akhirnya berhenti diet setelah mendiskusikan pernikahan dengan pacarnya.
Selain menikah, Amber ingin punya anak. Namun, diabetes dapat menyebabkan komplikasi kehamilan jika tidak diatasi dengan benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?