4. Terbuka dalam menerima masukan
Dari episode awal sangat terlihat bahwa banyak sekali masukan yang diberikan Ji Pyeong kepada Nam Do San di setiap pertemuannya. Dari mulai cara berpikir sebagai CEO (yang dinilai gagal), cara berpakaian, cara bekerja sama, hingga cara menjawab pertemanan dengan Seo Dal Mi.
"Sulit! Terima feedback itu sulit! Butuh kebesaran hati untuk mau menerima umpan balik yang membangun. Jika ego kita yang terkena, dipastikan key message tidak akan pernah tersampaikan. Dan siapa yang akan merugi? Yaaa kita sendiri," ungkapnya.
5. Lakukan usaha ekstra
Ada salah satu scene di mana Sro Dal Mi memberikan ucapan selamat kepada kakaknya, In Jae, karena berhasil mendapatkan proyek investasi dari Bank Jeonghan. Tetapi, ternyata Seo Dal Mi hanya menyindir dan berkata bahwa In Jae beruntung karena memiliki koneksi sehingga sangat mudah mendapatkan investor.
Sebagai bukti bahwa hal itu tidak benar. la menceritakan bagaimana usahanya membuka koneksi sendiri, mengirimkan proposal dan bahkan menindaklanjuti langsung ke investor. Dia melakukan yang terbaik. Bahkan hal itu dia lakukan ketika Seo Dal Mi tertidur.
"Semua orang yang mempunyai kesempatan yang sama, asal jeli dan bisa memanfaatkan peluang. Mengutip kata Han Ji Pyeong, cobalah belajar dari hasil seseorang. Jangan jadikan koneksi dan keberuntungan sebagai alasan. Hal ini sesuai dalam perjalanan karir kita," tulis Prita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini