Suara.com - Belakangan, aktivitas kencan online makin digemari. Beberapa orang bahkan memanfaatkan kencan online sebagai media untuk selingkuh. Meski begitu, perselingkuhan online dapat menimbulkan masalah yang cukup pelik.
Melansir The Sun, seorang pria membagikan kisahnya setelah memergoki istri selingkuh. Pasangan ini sudah menikah selama puluhan tahun.
Sang pria berumur 57 tahun, sementara istrinya 51. Setiap hari, pria ini tidak pernah absen mengungkapkan rasa cinta. Dia juga menyatakan tak pernah melirik wanita lain.
Namun, masalah muncul begitu lockdown berlangsung. Pria ini menyebutkan bahwa istrinya mulai menjauh dan ingin waktu sendiri.
"Aku pikir dia hanya ingin melihatku kembali bekerja, tapi ini lebih buruk dari itu," tambahnya.
Lama-kelamaan, pria ini sadar istrinya berubah. Sang istri kerap membawa ponsel ke kamar mandi, menghabiskan waktu lama untuk mandi, hingga jalan-jalan sendiri.
Puncaknya, sang pria melihat pesan dari nomor tak dikenal di ponsel istrinya. Karena si istri sedang mandi, pria ini membuka pesan tersebut.
Sang suami lantas menemukan pesan dari istrinya yang berbunyi, "Aku cinta kamu dan aku tidak bisa menunggu pandemi ini selesai dan aku bisa bertemu denganmu."
Pesan itu dikirim dini hari, dan penerimanya adalah seorang pria dengan nama khas Afrika. Sadar bahwa istrinya selingkuh, sang pria lekas mengonfrontasi.
Baca Juga: Viral Penampakan Rumah 'Korban Istri Selingkuh', Begini Kisahnya
"Dia menangis dan berkata kalau dia bertemu pria 35 tahun yang tinggal di Nigeria lalu jatuh cinta. Ketika dia bilang bertemu, yang dimaksud adalah melihat fotonya," ungkap pria ini.
Setelah dicek, sang istri rupanya sudah sering mengirim pesan dan foto berbau seksual. Tidak hanya itu, pria Nigeria tersebut ternyata adalah penipu.
Lewat foto-foto sensual yang dikirim si istri, pria Nigeria itu melakukan pemerasan. Dia terus meminta dikirimi uang atau foto itu akan disebar di Internet.
"Istriku sadar dia membuat kesalahan, tapi bagaimana bisa dia masih peduli padaku jika dia sudah berbuat seperti ini? Aku sangat kecewa," tutupnya.
Menurut rubrik Dear Deidre, pemerasan dan penipuan lewat kencan online memang kerap terjadi. Kebanyakan pelakunya juga manipulatif.
Untuk itu, pria ini bisa membantu istrinya untuk melaporkan si penipu. Si pria juga disarankan meyakinkan istrinya bahwa ini penipuan.
Kemudian, pasangan ini disarankan untuk melakukan konseling jika memang masih mau mempertahankan hubungan dan membangun kepercayaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak