Suara.com - Sate merupakan kuliner Indonesia yang banyak digemari. Makanan ini bahkan sempat bertengger di CNN's World's Best Foods 2017 di posisi 14. Meski ada banyak jenis sate di Indonesia, nampaknya sate madura adalah sate yang paling umum dijumpai di setiap daerah.
Potongan daging yang ditusuk kemudian dibakar dan disiram bumbu kacang ini sukses jadi favorit banyak orang, termasuk orang luar negeri.
Hal ini terlihat dari unggahan salah satu pekerja kapal pesiar asal Indonesia. Dalam video yang ia unggah di akun jejaring sosial TikTok @muhfhadel07 cerita ini ia bagikan.
Fhadel menyebutkan bahwa video tersebut adalah bukti bahwa makanan Indonesia sangat diminati oleh orang luar negeri, terutama di kapal pesiar.
Lelaki ini memperlihatkan tempat prasmanan kapal pesiar. Ada makanan dari berbagai negara yang disajikan. Pada video tersebut nampak makanan asal Filipina dan India masih tersisa.
Namun di tengahnya ada makanan sate ayam asal Indonesia yang kosong karena akan diisi kembali. Hal ini lantaran menu makanan Indonesia ini ludes lebih dulu dibanding makanan dari negara lain.
Fhadel menyebutkan di kapal pesiar tersebut orang Indonesia hanya sedikit dibanding orang dari negara lain. Ia bahkan menyebutkan dirinya tak kebagian memakan sate tersebut.
Di kolom komentar, Fhadel juga menjelaskan makanan Indonesia setiap harinya selalu habis lebih dulu. Sehingga bila terlambat, sudah pasti tak akan kebagian.
Video bukti makanan Indonesia ini banyak peminat dari kalangan Internasional pun menarik perhatian publik. Hingga Jumat (27/11/2020), unggahan ini sudah ditonton ratusan ribu kali di TikTok.
Baca Juga: Makan Siang Lebih Berselera, Yuk Coba Resep Sate Kerang Berikut Ini!
"Ini bukti bahwa kokinya pandai masak. Kalau saya yang masak mewakili orang Indonesia, bisa gawat," ujar salah satu warganet.
Ada juga yang bangga dengan hal ini. "Makanan Indonesia memang tak diragukan lagi," ujar warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat