Suara.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia membuat kesadaran akan pola hidup sehat di masyarakat meningkat.
Sejumlah upaya dilakukan masyarakat guna terhindar dari infeksi Covid-19 mulai dengan cara meningkatkan pengetahun tentang kesehatan hingga mengikuti imbauan yang dikeluarkan pemerintah.
Platform penelitian Populix melakukan riset tentang kesehatan terhadap 250 orang responden Jabodetabek dengan 61 persen responden di antaranya adalah perempuan.
Hasilnya, penggunaan layanan aplikasi kesehatan online atau telemedicine, mengalami peningkatan yang signifikan. Selama pandemi, 43 persen responden mengaku melakukan konsultasi telemedicine setidaknya sekali dalam sebulan, berbeda dengan angka sebelum pandemi yaitu 34 persen.
"Aplikasi dipilih karena praktis, cepat dan mudah," kata Head of Marketing Populix Jessica Gautama dalam keterangan resminya, Selasa (31/11/2020).
Lewat aplikasi, kata Jessica, masyarakat umumnya melakukan konsultasi kesehatan, membaca artikel dan juga membeli obat-obatan. Sementara, aplikasi yang menjadi favorit masyarakat untuk berkonsultasi cukup beragam.
Halodoc menjadi aplikasi paling sering dikunjungi masyarakat dengan 33 perseb suara dari total responden. Di belakangnya ada Alodokter yang mendapat 29 persen suara responden. Sementara, Klikdokter dan GrabHealth masing-masing berbagai angka 8 persen.
Tidak hanya konsultasi dan aktivitas kesehatan online yang mengalami perubahan, tren mengonsumsi vitamin juga mengalami peningkatan selama pandemi. Dari seluruh responden, 84 persen di antaranya mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Produk-produk seperti Enervon C, Vitacimin dan Imboost menjadi produk vitamin dan suplemen buruan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Baca Juga: Panduan Ibadah Natal 2020 saat Pandemi Virus Corona di Gereja
Selain lini kesehatan, perubahan gaya hidup selama pandemi juga terjadi pada tren perawatan kulit. Berbagai produk perawatan kulit selama pandemi terpantau semakin diminati.
Dari seluruh responden perempuan, 86 persen di antaranya menggunakan produk skincare. Mayoritas responden pertama kali menggunakan skincare saat usia remaja, yaitu antara 15-18 tahun.
"Pertimbangan utama saat memilih produk perawatan kulit adalah karena keamanan, klaim produk halal, melihat review dan tentunya karena harga yang terjangkau," ungkap Jessica.
Produk perawatan kulit yang paling sering digunakan sehari-hari adalah facial wash yang angkanya mencapai 77 persen suara responden perempuan. Selain itu, facial wash ada juga produk handbody (61 persen), moisturizer (41 persen) dan masker wajah (40 persen).
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran