Suara.com - Empat desainer kenamaan bertemu dalam panggung Jakarta Fashion Week atau JFW 2021 dalam pagelaran Indonesia Fashion Forward (IFF). Show yang berlangsung pada tanggal 27 November 2020 lalu ini menampilkan deretan busana koleksi dari Cotton Ink, Jenahara, Rani Hatta, dan SOE Jakarta.
Keempat desainer menampilkan koleksi yang memancarkan ciri khas dan kreativitas masing-masing. Cotton Ink, misalnya, kali ini membawakan dua pilihan warna, yaitu monokrom dan multicolor. Dengan motif menarik yang secara implisit menghadirkan mood self-love, koleksi ini cocok dikenakan untuk menutup 2020. Secara keseluruhan, semua koleksi cenderung bergaya kasual dan memiliki kesan nyaman untuk dikenakan.
Untuk desainer busana modest wear, Jenahara, hadir dengan koleksi yang merupakan perpaduan antara konsep horse riding uniform dan school uniform. Unik, namun menampilkan gaya yang timeless dan tidak terpengaruh oleh perubahan tren.
Bertajuk “Academia”, deretan koleksi ini mempertegas sisi strong and bold perempuan dengan potongan asimetris serta warna monokrom yang didominasi hitam dan putih. Pemilihan chain sebagai aksesoris semakin memberikan kesan fierce dan edgy pada koleksinya yang dikombinasikan dengan aksen detail seperti layering, pleats, patches, dan penggunaan checked pattern di beberapa items koleksi.
Desainer berikutnya, Rani Hatta, mengambil sentuhan gaya militer dengan potongan rapi dan oversized casual tailoring. Terinspirasi dari desert soldier, koleksi ini menyajikan tampilan lebih lembut dari koleksi-koleksi sebelumnya.
Mengambil kombinasi warna di palet earthy tone, warna dasar militer, dan landscape bukit pasir, koleksi yang dinamakan “Sand Castle” ini diadaptasi dari seragam desert soldier dan dikemas ulang menjadi desain yang lebih modern dan lembut. Untuk koleksi di musim ini, Rani Hatta lebih menekankan fungsionalitas, bukan hanya merancangnya untuk tujuan fashion semata. Perpaduan antara zipped dan buttoned shirt atau jacket, structured suit, trench coat, multipocket shirts, denim, safari jackets, sharp collar, dan loose silhouettes, semuanya menjadi bagian dari koleksi ini.
Terakhir adalah SOE Jakarta yang mengambil warna-warna bumi lembut dalam koleksinya. Siluet dibuat lebih sederhana, longgar, dan berbentuk kotak dengan detail tali yang terinspirasi dari pakaian olahraga. Aksen kantong juga memainkan peran besar dalam koleksi ini, karena sang desainer menganggap bahwa di masa new normal ini kita membutuhkan lebih banyak kantong yang dapat diakses untuk menyimpan pembersih, masker, pelindung wajah, dan tisu anti bakteri.
Keseluruhan show Indonesian Fashion Forward ini dapat disaksikan melalui https://www.jfw.tv/day-2-shows/indonesia-fashion-forward-presents.
Baca Juga: Mengenang Perjalanan Barli Asmara dari Atas Panggung JFW 2021
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha
-
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
-
Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd
-
1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?