Suara.com - Aturan sertifikasi halal bagi pengusaha makanan ternyata ada untung ruginya. Di satu sisi, bisa menambah kepercayaan konsumen terhadap produk makanan yang dibuat dengan bahan-bahan aman.
Namun dampak lainnya, pada produk yang dikhususkan untuk konsumen non muslim, produsen harus putar otak untuk penjualannya.
"Sekarang pun memang sudah diwajibkan untuk punya sertifikat halal untuk bisnis F&B yang saya tahu. Waktu itu sebenarnya kita pro kontra juga karena masih ada produk Dapur Cokelat yang pakai roam dan itu ada customernya," ujar pendiri Dapur Cokelat Ermey Trisniarty saat ditemui di kantornya, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Namun, dengan mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, Ermey pun memaklumi keputusan pemerintah mewajibkan adanya sertifikasi halal. Terlepas dari paham agama tertentu, Ermey berpandangan, syarat halal itu juga bisa berdampak baik bagi produsen.
"Sebenarnya ada baiknya juga ada sertifikat halal. Karena kita gak cuma lihat dari sisi religiusnya aja, tapi juga melihat sertifikat halal berarti something bahan baku yang aman dan tersertifikat," ujarnya.
Bagi usahanya sendiri, Ermey mengaku, syarat tersebut justru berdampak baik dan tidak terlalu membebani penjualan. Hal itu juga lantaran diakuinya, kebanyakan pelanggan Dapur Cokelat juga beragama Islam.
"Karena kalau sudah sertifikat halal, satu F&B bahan baku sendiri harus punya sertifikat halal. Contohnya, coklat harus sertifikat halal, flavor harus sertifikat halal, juga bahan-bahan lain harus sertifikat halal. Efeknya ke Dapur Cokelat sendiri sih bagus, Alhamdulilah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris
-
5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu
-
Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park
-
Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027
-
Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
-
Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara
-
Apa Perbedaan Lipstik Cair dan Lipstik Padat?
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook