Suara.com - Siapa yang tidak mengenal donat? Roti bolong di bagian tengah ini sangat populer di kalangan masyarakat dunia termasuk Indonesia.
Donat merupakan makanan yang dapat dimakan kapan dan di mana saja. Bentuknya yang bulat sudah sangat melekat di hati masyarakat.
Donat sangat beragam, selain olahan tepung terigu, donat juga dibuat menjadi beberapa varian rasa yang berbeda. Namun, sejauh mana dirimu mengetahui tentang donat?
Di bawah ini terdapat beberapa fakta tentang donat yang mungkin belum kamu ketahui seperti yang telah dirangkum dariDelish.com.
1. Awalnya bernama “Oily Cakes” yang artinya kue berminyak
Donat diperkenalkan ke New York saat namanya masih New Amsterdam. Saat itu bahasa yang dominan digunakan di sana adalah bahasa Belanda. Cara masaknya yang digoreng di atas minyak membuat namanya disebut “oily cakes” atau kue berminyak.
Nama donat diambil karena perdebatan memasak donat dengan kacang atau tidak. Perdebatan tersebut membentuk nama donat. Dalam bahasa Inggris perdebatan tersebut berbunyi “do nut” yang dalam bahasa Indonesia dieja ‘donat’. Hal itu membuat nama donat dikenal hingga saat ini.
2. Bentuk awalnya tidak bolong di tengah
Menurut cerita, seorang perempuan New England bernama Elizabeth Gregory menggoreng adonan untuk dikirim bersama putranya untuk pelayaran pada abad ke-19. Putranya membuat lubang di tengah dengan menggunakan jari jari roda kapal. Oleh karena itu sampai saat ini mayoritas bentuk donat bolong di bagian tengah.
3. Donat memiliki kaitan dengan Perang Dunia I
Menurut sumber, seorang lelaki Rusia bernama Adolph Levitt membuat mesin pembuat donat. Kala itu alat tersebut memproduksi donat secara besar-besaran.
Saat itu Salvation Army, gereja Kristen dan organisasi amal internasional di London memutuskan untuk menggunakan donat sebagai bagian dari promosi mereka untuk menghormati tentara yang bertempur di Perang Dunia I.
Baca Juga: Demi Jaga Kualitas, Perusahaan Ini Rela Buang Donat Sisa Setiap Hari
4. Amerika adalah konsumen donat terbesar
Lebih dari 10 miliar donat dibuat di AS setiap tahunnya. Sebanyak 17 juta di antaranya diproduksi LaMar’s Donut.
5. Donat termahal
Donat termahal di dunia dibuat oleh Krispy Kreme dan dijual dengan harga lebih dari 1.000 USD. Donat 23 karat bertabur emas itu, diisi dengan jeli Dom Pérignon Champagne, ditaburi daun emas 24 karat dan berlian yang bisa dimakan.
Di atas merupakan beberapa fakta mengenai donat. Apakah sekarang kamu ingin menikmati donat? Penulis: Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI