Kehilangan pekerjaan karena body shaming saat kencan online
Seorang pria asal Sydney berakhir dipecat dari kantor karena ketahuan melakukan body shaming dan pelecehan. Ulah pria tersebut dibagikan Ebonie Sanderson, wanita yang dia temui lewat Tinder.
Melansir The Sun, setelah keduanya kenalan via aplikasi kencan online, Thomas memaksa bertemu malam itu juga tapi Ebonie menolak dengan sopan.
Tak suka ditolak, si pria mengirimkan pesan suara bernada melecehkan, termasuk memanggil Ebonie dengan julukan "babi gendut menjijikkan" dan "buruk rupa". Bahkan Eboni dihina hanya wanita yang asyik diajak bercinta sekali.
Eboni lalu mengunggah rekaman suara Thomas ke Instagram dan mengingatkan orang lain agar hati-hati. Tak disangka, unggahannya menjadi viral.
Bahkan, perusahaan tempat Thomas bekerja juga menemukan unggahan Ebonie dan memberikan hukuman tegas.
"Dia pantas kehilangan pekerjaannya, CEO perusahaannya melakukan hal baik dengan langsung memecatnya," ungkap Ebonie.
Berkencan dengan 398 Pria
Melansir The Sun, Emma Shutter yang bekerja sebagai agen properti sudah 10 tahun terakhir bermain aplikasi kencan online. Total, ia sudah mengencani 398 pria.
Baca Juga: Sudah Putus Asa, Wanita Ini Nekat Mencari Jodoh di Toko Alat Rumah Tangga
Wanita 37 tahun ini mengaku terobsesi dengan aplikasi kencan online. Bukan cuma Tinder, ia juga menggunakan aplikasi sejenis, seperti Bumble, Hinge, dan Happn.
"Ketika aku bangun tidur, hal pertama yang aku lakukan adalah mengecek ponselku. Hal pertama yang aku lakukan adalah log in Tinder," ujar dia.
Emma sangat senang mendapat tanggapan dari pria-pria yang match dengannya. Dia akan segera membalas dengan jawaban yang menggoda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo
-
Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?
-
Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama
-
5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?
-
5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur