Suara.com - Salah satu tayangan anak yang cukup populer pada masanya adalah Teletubbies. Terdapat empat makhluk menggemaskan yaitu Tinky Winky, Dipsy, Lala, dan Po.
Tampaknya salah satu tokoh Teletubbies telah menginspirasi pedagang ini. Namun, ada yang janggal dari papan nama jualan yang dipasang.
Papan jalan yang tak sesuai tersebut diunggah melalui akun Twitter @inizali. Nampak sebuah meja yang berisi bungkus makanan di pinggi jalan.
Hal menarik di foto itu adalah papan nama jualan ayam geprek tersebut. Pada papan nama jualan itu tertulis Ayam Geprek Lala. Sebenarnya tak ada yang salah dari nama tersebut.
Namun, yang memancing emosi warganet adalah gambar Po sang Teletubbies merah yang terpajang di papan nama itu. Padahal Lala adalah Teletubbies berwarna kuning, bukan merah.
Papan nama yang menunjukkan krisis identitas dari sang Teletubbies itu membuat warganet gemas. Mereka mempertanyakan kenapa bukan Teletubbies Lala berwarna kuning yang gambarnya tertempel di situ.
Ayam Geprek Lala berlokasi di depan SDN Pare 1 atau diseberang SMPN 2 Pare, Jawa Timur. Menurut pengunggah foto, pelayanan di Ayam Geprek Lala cukup baik, Ibu penjualnya pun cukup ramah.
Selain itu harga yang tertera di papan jualan tersebut juga cukup murah yaitu hanya Rp 5 ribu.
Unggahan tentang papan nama krisis identitas tersebut sontak menarik perhatian warganet. Hingga kini cuitan tersebut sudah mendapatkan lebih dari empat ribu likes dari warganet.
Baca Juga: Selain Bromo, 5 Daerah Ini Juga Punya Bukit Teletubbies
"Ya ampun itu Po kenapa di situ. Kasian namanya dicatut," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya turut merespon unggahan ini. "Ini jangan-jangan Lala-nya yang digeprek," tulis warganet sembari mengutip cuitan tersebut.
"Strategi marketing yang bagus, buat orang emosi," ujar warganet lainnya.
Apakah kamu ikut emosi dengan gambar papan nama jualan tersebut? Atau justru terhibur saat melihat papan nama krisis identitas itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi