Suara.com - Semua orang tentu ingin momen lamaran berjalan romantis dan berkesan. Bahkan, beberapa rela melakukan hal-hal nekat seperti lamaran sambil menyelam demi membuat pasangan terkesan.
Belum lama ini, sepasang kekasih memutuskan untuk melakukan momen lamaran di atas gunung. Namun, momen romantis tersebut malah berubah tragis karena keduanya jatuh terpeleset.
Melansir Mirror, sang pria memutuskan untuk melamar kekasihnya di atas tebing di Gunung Falkert, Austria. Keduanya juga sudah memilih lokasi yang dirasa paling indah.
Sayangnya, momen lamaran itu berubah bencana segera setelah sang wanita menerima lamaran. Wanita tersebut terpeleset jatuh dari ketinggian 650 kaki atau sekitar 198 meter.
Panik melihat pasangannya terpeleset dari atas tebing, sang pria pun mencoba untuk menolong. Namun, ia malah ikut terjatuh setinggi 15 meter dan harus bergantung di sisi tebing hingga bantuan tiba.
Meski jatuh dari atas tebing, sepasang kekasih ini ditemukan dalam kondisi selamat. Sang wanita rupanya mendarat di atas tumpukan salju sehingga tidak terluka parah.
Sementara, sang pria berhasil berpegangan pada salah satu batu yang ada di tebing tersebut. Ia pun bertahan di sana hingga bantuan tiba.
"Mereka berdua sangat beruntung. Wanita itu jatuh dari tebing batu dengan ketinggian 198 meter," ungkap polisi setempat.
"Jika tidak ada salju, hasilnya akan sangat berbeda," tambah pihak berwenang.
Baca Juga: Viral! Lika-liku Cewek Melamar Kerja, Ujungnya Malah Bikin Tepuk Jidat
Di sisi lain, sang pria mengalami keretakan pada tulang belakang karena jatuh setinggi 15 meter. Namun, dirinya langsung dilarikan ke rumah sakit setelah ditolong dengan helikopter.
Ini bukan pertama kalinya pasangan kekasih berujung celaka saat tengah melakukan momen lamaran. Meski tidak ada salahnya membuat pasangan terkesan, ingatlah untuk selalu berhati-hati agar momen lamaran tak berubah tragis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya