Suara.com - Bagi banyak orang, menikah dengan pasangan merupakan keputusan yang benar-benar harus dipikirkan secara matang. Sebab, pernikahan juga menyangkut kesejahteraan selama sisa hidupnya bersama pasangan.
Terlepas dari berapa lama Anda bersama pasangan, pada dasarnya ada beberapa hal yang perlu didiskusikan sebelum mengucap janji suci. Melansir Insider, berikut beberapa pertanyaan penting yang perlu diketahui antar pasangan:
1. Jenis utang apa yang pasangan miliki?
Ekonomi merupakan faktor penyebab perceraian terbesar di Indonesia. Walau tidak romantis, mendapatkan gambaran jelas tentang situasi keuangan pasangan dapat membantu Anda menghindari 'kejutan' ketika kalian sudah menikah.
Jika Anda dan pasangan ingin berinvestasi bersama setelah menikah, utang yang sudah ada sebelumnya dapat membatasi fleksibilitas finansial kalian nantinya.
2. Apakah ingin memiliki anak, dan kapan?
Penting untuk mengetahui apakah pasangan Anda ingin punya anak atau tidak saat memikirkan masa depan.
Kalau Anda sudah menetapkan ingin memiliki anak, penting juga untuk mengetahui kapan pasangan ingin mewujudkannya.
3. Bagaimana kalian memecahkan masalah?
Baca Juga: Tolak Hadiri Pernikahan Kalina Oktarani, Mantan Pacar Sampai Bicara Kasar
Walau sudah berpacaran dan kemungkinan sudah tahu bagaimana cara pasangan mengatasi masalahnya, tidak ada salahnya untuk mendiskusikannya kembali.
Terapis pasangan dan salah satu pendiri Couples Institute, Peter Pearson, mengatakan mengetahui bagaimana pasangan menghadapi rintangan hidup itu penting.
"Apakah pasangan Anda menangani masalah secara langsung atau mereka bergantung pada orang lain untuk memecahkan masalahnya? Anda mungkin ingin mengetahui gaya pemecahan masalah pasangan sebelum berkomitmen seumur hidup bersama," ujar Pearson.
4. Dapatkah pasangan berpegang pada anggaran atau mereka justru sering membelanjakan uang lebih dari yang mereka inginkan?
Sangat penting untuk memiliki pemikiran yang sama dalam hal penganggaran, pengeluaran, dan menabung. Kalau tidak, hubungan kalian mungkin akan rusak.
"Saat pasangan mengalami kesulitan uang, itu dapat menyebabkan 'kebohongan finansial', seperti pengeluaran yang tak terkendali, berbohong, dan menyembunyikan masalah keuangan, yang dapat menghancurkan hubungan," kata psikoterapis Tessina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet