Suara.com - Ruang gerak anggota keluarga yang terbatas saat pandemi Covid-19 membuat para orangtua dituntut menjadi lebih kreatif agar anak tidak bosan dan jenuh saat di rumah aja. Dan ternyata, salah satu kegiatan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental dan bisa dilakukan bersama-sama anggota keluarga adalah ngemil.
Hasil survei bertajuk The State of Snacking 2020 membuktikan bahwa 94 persen responden orangtua mengandalkan camilan untuk menghibur anak-anaknya selama pandemi.
Bahkan 77 persen orangtua telah menjadikan ngemil sebagai tradisi baru bagi keluarga, dan 92 persen menyatakan juga bahwa mereka memanfaatkan kegiatan ngemil untuk momen kebersamaan.
Hal ini dibenarkan oleh praktisi komunikasi, peneliti, sekaligus pengamat sosial Devie Rahmawati, yang menyebut bahwa makan bersama bisa digunakan sebagai alat pelumas atau kegiatan yang bisa mencairkan ketegangan karena masalah keluarga.
"Makanan itu sudah jadi kearifan sosial dan lokal kita, bahwa ketika ada sebuah masalah, maka makan bersama itu menjadi pelumas ketegangan, kekakuan, hingga ketidakharmonisan," ungkap Devie dalam perilisan hasil survei The State of Snacking 2020 secara virtual, Selasa (12/1/2021).
Tidak hanya memperbaiki keharmonisan dalam keluarga, ngemil bersama juga bisa mengusir kebosanan dan kejenuhan. Apalagi jika ngemil dilakukan bersama orang terkasih di dalam rumah.
"Kenapa? Karena kalau bersama keluarga, kita nggak akan sendirian, karena salah satu penyebab stres itu perasaan sendiri," terang Devie.
Mengonsumsi camilan sambil berbincang berdampingan secara fisik bukan melalui chatting, aplikasi, atau video call akan memberikan rasa nyaman dan kebahagiaan.
"Bersama keluarga itu kita betul-betul merasakan sentuhan. Sambil ngemil kepala bersandar, pakai bantalan bareng, itu yang akan bantu merilis kerekatan hubungan sosial," tutupnya.
Baca Juga: Tidak Hanya Melindungi Fisik, Memakai Masker juga Lindungi Kesehatan Mental
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
Yakin Sudah Merdeka? 5 Novel Indonesia Ini Ungkap Pembungkaman Suara Rakyat
-
Ulasan Film Marrowbone: Sebuah Otopsi Psikologis Tentang Kehilangan dan Duka
-
4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka
-
Beli Paket Data Dapat Cashback Rp17 Ribu di BRImo, Ini Cara Klaimnya
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya