Suara.com - Ayam geprek jadi salah satu makanan yang banyak digemari, terutama oleh para pecinta pedas. Ayam yang dihancurkan bersama dengan sambal ini memang memiliki rasa yang cukup unik.
Namun, rupanya ada dua versi ayam geprek yaitu Yogyakarta dan Jakarta. Perbedaan itu dibagikan oleh akun TikTok @javafoodie.
Pada video singkatnya, ia memperagakan perbedaan dari ayam geprek di dua daerah itu. Meskipun sama-sama menggunakan ayam krispi dan sambal, teknik menggepreknya lah yang berbeda.
Untuk ayam geprek versi Jakarta, dalam video itu ayam krispi hanya ditumbuk satu sampai dua kali. Ayamnya pun tak sampai benar-benar hancur.
Kemudian, sambalnya akan dioleskan di atas ayam geprek. Ayam geprek versi Jakarta siap disantap dengan nasi hangat.
Ayam geprek versi Yogyakarta hasil akhirnya cukup berbeda. Ayam krispi akan digeprek bersamaan dengan cabai dan dan bawang-bawangan. Ayam dan cabai pun akan digeprek sampai hancur dan tak berbentuk.
Seolah ingin menunjukkan seperti apa ayam geprek semestinya, pria ini tampak sangat emosional saat menggeprek ayam kedua. Namun, hasilnya benar-benar membuat dirinya bangga.
Kesimpulannya, ayam geprek versi Yogyakarta lebih hancur dibandingkan versi Jakarta. Peletakan sambalnya pun berbeda, Jakarta biasanya cuma dioles sedangkan Yogyakarta dihancurkan bersama dengan ayam.
Video ini menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Istilah Chicken Smackdown Seasoning Bikin Geregetan, Nama Elit Ayam Geprek?
"Malah enakan gepreknya sampe hancur lebur. Soalnya pas dimakan lembut," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya turut memberi respons. "Gua lebih suka yang nggak hancur pas digeprek," ujar warganet ini.
"Asli. Ayam geprek Jakarta bukan ayam geprek. Itu mah ayam tampar sambal oles," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, video perbedaan ayam geprek Jakarta dan Yogyakarta sudah ditonton sebanyak lebih dari 2 juta kali. Ayam geprek mana yang lebih kamu sukai? Apakah ayam geprek versi Jakarta atau Yogyakarta?
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi