Suara.com - Saat memasak, bagi beberapa orang mengiris bawang adalah hal yang sangat tidak disukai. Hal ini karena saat mengiris bawang mata menjadi perih dan membuatnya menangis. Namun, apa yang menyebabkan seseorang menangis saat mengiris bawang.
Kulit bawang mengandung asam amino yang disebut sulfoksida yang melayang ke udara saat dipotong. Kandungan ini masuk ke mata melalui udara dan menimbulkan rasa perih yang menyengat. Hal itu yang menyebabkan air mata keluar untuk membersihkan zat kimia tersebut.
Para ahli di University of Bristol memperkirakan bahwa cara terbaik untuk mencegah air mata akibat bawang merah adalah menjauhkan gas tersebit dari mata. Namun, cara tersebut sulit dihindari. Oleh karena itu tedapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar tidak mengeluarkan air mata saat mengiris bawang, di antaranya:
1. Gunakan pisau tajam
Pisau yang tajam dapat mengurangi kerusakan pada dinding sel bawang. Hal ini menyebabkan kandungan sulfoksida yang membuat mata perih hanya sedikit yang ada di udara. Selain itu, pisau yang tajam juga mempercepat pemotongan bawang sehingga tidak terlalu lama menatapnya.
2. Jauhkan potongan yang terbuka
Setelah mengiris bawang menjadi dua jauhkah potongan bawang yang terbuka agar kandungan yang ada tidak menyebar ke udara. Jika satu bagian sudah selesai, baru kerjakan sisa bawang yang tersedia.
3. Potong bawang dengan benar
mengiris bawang dengan tepat akan membuat waktu pengerjaan secara efisien. Selain itu, kandungan yang terdapat di bawang tidak menyebar ke udara secara banyak. Hal itu membuat seseorang tidak menangis saat mengiris bawang. Untuk teknik potong, terdapat beberapa video tutorial di internet mengenai cara mengiris bawang yang benar.
Baca Juga: Meski Menyehatkan, Terlalu Banyak Mengonsumsi Bawang Merah Juga Tak Bagus
4. Dinginkan bawang
Bawang yang dingin akan membuat kandungan yang menguap semakin sedikit. Hal ini mungkin akan mengurangi rasa perih di mata. Namun, saat mendinginkan jangan membiarkannya sampai beku. Hal ini akan membuat bawang menjadi lembek saat dicairkan.
5. Buka ventilasi udara
Ventilasi akan membuat kandungan bawang keluar. Jika ventilasi udara ditutup, hal itu akan membuat kandungan bawang berada di dapur sehingga mata menjadi perih, bahkan saat memasak.
Cara-cara di atas adalah tips untuk mengurangi rasa perih saat mengiris bawang. Saat ini juga banyak kacamata yang dibuat untuk pelindung mata agar tidak perih saat mengiris bawang. Biasanya kacamata ini dijual di beberapa toko perangkat keras.
(Penulis: Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
5 Sepatu Running Sekelas Asics Novablast Versi Murah, Cushion Nyaman dan Empuk
-
Urutan Hair Care untuk Menghilangkan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
Terpopuler: Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans hingga Sepatu Jalan Kaki Terbaik
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar