Lifestyle / Female
Selasa, 02 Februari 2021 | 14:27 WIB
Ilustrasi perawatan kecantikan. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Seorang selebgram asal Lampung dipolisikan oleh sebuah klinik kecantikan, setelah diduga melakukan penipuan pembayaran.

Dikutip dari Suaralampung.id, Olivia pemilik klinik kecantikan Limonia Beauty Center mempolisikan selebgram berinisial LD yang merugikan kliniknya hingga Rp 150 juta.

Menurut Olivia, LD melakukan penipuan dengan modus bukti transfer palsu. Setelah melakukan perawatan, LD membayar dengan transfer mobile banking dengan menunjukkan ke kasir.

"Dia sudah filler, botox, tanam benang. Semua perawatan kecantikan sudah pernah. Itu kan lumayan (biaya) ya," ungkap Olivia.

Pembayaran dilakukan LD setiap selesai melakukan perawatan. Namun transaksi itu tidak pernah sukses alias tidak pernah terjadi transaksi transfer uang.

“Ya karena karyawan saya juga polos-polos aja jadi pas dia tunjukkan nominal uang yang dimasukkan di mobile banking untuk transfer ya karyawan saya percaya aja. Ternyata transaksi itu transfer uang itu tidak pernah terjadi,” ujar Olivia.

Tipu-tipu ini dilakukan oleh LD hampir setahun lamanya. Olivia baru mengetahui adanya modus ini setelah mendapat informasi dari seorang kawan.

LD disebut melakukan penipuan di tempat lain dengan modus yang sama. Teman ini melihat sebuah postingan di Instagram wajah Ld yang telah menipu salah satu butik di Lampung.

Karena sering melihat Ld mengunjungi klinik Limonia, teman Olivia memberitahunya. Mulai dari situ Olivia ada perasaan tidak enak.

Baca Juga: Tidak Bayar Perawatan Kecantikan, Sosialita di Lampung Dilaporkan ke Polisi

Ia lalu mengecek rekening dan ternyata benar tidak pernah ada uang transfer masuk dari Ld. Merasa jadi korban penipuan, Olivia melaporkan kejadian ini ke Polda Lampung pada Januari 2020.

Kasus itu sudah dilimpahkan ke Polresta Bandar Lampung. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rezky Maulana saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan oleh petugasnya.

"Ya langsung ke penyidik saja karena sudah ada penunjukan," kata Rezky Maulana, Selasa (02/02/2021).

Load More