Suara.com - Tidak sedikit momen pernikahan impian yang terpaksa harus ditunda karena pandemi Covid-19. Meski ada yang memilih menunda, ada pula yang memutuskan tetap menikah meski dengan jumlah tamu undangan terbatas.
Belum lama ini, beredar video pasangan suami-istri asal China yang terpaksa menggelar upacara pernikahan tanpa tamu. Pasalnya, provinsi tempat mereka berada menjadi tempat penyebaran terbaru virus corona.
Melansir Daily Mail, mempelai pria yang bernama Li tampak menangis sesenggukan sambil dihibur istrinya, Shi. Keduanya diketahui berasal dari Provinsi Hebei.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, pasangan ini terpaksa menikah tanpa kehadiran keluarga atau teman. Hal ini membuat sang pria khawatir karena gagal memberikan pernikahan impian.
Dalam video, Li dan Shi terlihat berdiri di atas pelaminan yang sudah didekorasi warna merah. Keduanya saling berhadapan, saat sang suami tiba-tiba menangis.
Li rupanya merasa bersalah karena pesta pernikahan mereka jauh dari sempurna. Sementara, Shi tampak berusaha menghapus air mata dan memegangi lengan suaminya.
Momen mempelai pria yang menangis karena tak ada tamu pernikahan itu diambil pada 9 Januari 2021 silam. Sejak awal tahun, Provinsi Hebei sudah mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Akibatnya, larangan bepergian kembali diberlakukan di provinsi tersebut. Warga juga dilarang meninggalkan rumah kecuali memang diperlukan.
Menurut laporan, keluarga dan teman-teman pasangan ini tidak bisa hadir karena adanya larangan bepergian ke daerah lain.
Baca Juga: Heboh, Pernikahan ABG 17 Tahun dengan Gadis 12 Tahun
Meski terpaksa menikah tanpa tamu undangan, video pasangan ini menjadi viral di China. Keduanya juga banjir ucapan selamat dari warganet setempat.
"Meskipun keluarga dan teman-temanmu tidak hadir, kami semua mengirimkan ucapan selamat. Kami harap pernikahan kalian bertahan lama dan memiliki keluarga bahagia," tulis salah satu komentar.
"Seluruh negara ini memberikan selamat kepada kalian. Tolong tetap bahagia!" tambah yang lain.
China sendiri tengah menghadapi gelombang baru virus corona di daerah timur laut. Selain larangan bepergian dan lockdown, tes Covid-19 masal juga telah dilakukan.
Terbaru, provinsi Hebei sendiri melaporkan adanya 35 kasus tambahan Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali