Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat mereka yang memiliki masalah kesehatan atau daya tahan tubuh rendah harus ekstra hati-hati. Meski begitu, wanita ini malah ditinggal selingkuh saat mengikuti aturan lockdown.
Melansir The Sun, wanita berumur 43 tahun itu membagikan curhatannya. Ia sudah 18 tahun menikah dengan seorang pria yang bekerja sebagai teknisi IT.
Lantaran jarak yang cukup jauh antara rumah dan kantor, pria ini menyewa tempat tinggal lain dekat kantor. Tempat tinggal tersebut juga dipakai rekan kerja lainnya.
Awalnya, wanita ini tidak keberatan. Terlebih, pemilik tempat tinggal tersebut adalah wanita 50 tahun yang sudah menikah dan punya dua anak.
"Meski kantornya hanya berjarak satu jam, aku tahu dia pekerja keras jadi aku menerima pengaturan tempat tinggal ini," jelasnya.
Wanita ini lantas menjelaskan bahwa ia mengkhawatirkan kondisi kesehatannya yang kurang baik. Karena alasan tersebut, ia memilih mengisolasi diri selama pandemi.
Namun, sikap sang suami mulai berubah setelah lockdown pertama berlangsung. Si suami terlihat cemas, juga mengeluh bahwa wi-fi di rumah mereka kurang bagus untuk work from home (WFH).
Akibatnya, sang suami mulai mondar-mandir antara kedua rumahnya. Meski begitu, ia masih gelisah hingga menimbulkan kecurigaan istri.
Wanita ini pun akhirnya mencoba mengonfrontasi, terlebih karena kesehatannya dipertaruhkan. Pada akhirnya, si suami mengaku jika ia sudah selingkuh dengan ibu pemilik rumah selama dua tahun.
Baca Juga: Geram Istri Sibuk Nonton Ikatan Cinta, Suami Protes: Mau Makan Nunggu Iklan
Tidak hanya itu, si suami juga memergoki bahwa ibu pemilik rumah bercinta dengan rekan kerjanya yang lain. Hal itulah yang membuatnya gelisah.
"Suamiku bilang bahwa ini kesalahan terbesarnya dalam hidup dan bilang dia ingin tetap bersamaku. Tapi dia menghilang lagi untuk bekerja dan masih tinggal di rumah itu."
"Dia lupa aku tidak sehat dan dia tidak seharusnya mondar-mandir. Tidak hanya itu, aku yakin dia masih selingkuh," jelas wanita ini kecewa.
Lewat rubrik Dear Deidre, wanita ini mengaku bingung apakah ia lebih kesal karena diselingkuhi atau karena kesehatannya disepelekan.
Untuk itu, wanita ini disarankan untuk tegas dan meminta suaminya agar tetap di rumah. Jika si suami memang masih peduli, seharusnya ia tidak menempatkan kesehatan sang istri dalam risiko.
Barulah setelah itu, mereka bisa bicara soal masa depan pernikahan mereka dan mengambil keputusan pasca perselingkuhan yang dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg