Suara.com - Bukan bisa ular ataupun zat kimia, seorang karyawan di Turki nekat mencoba meracuni bosnya dengan ludah pasien Covid-19. Gokil!
Pemufakatan jahat ini dilakukan oleh Ramazan Cimen, seorang tenaga penjual dari dealer mobil milik Ibrahim di Turki.
Dilansir The Sun, Cimen tergoda dengan uang hasil penjualan yang jumlahnya mencapat Rp 410 juta. Hubungan antara bos dan karyawan selama 3 tahun terakhir tak menyurutkan niat Cimen melakukan tindak kriminal.
Surat kabar Hurrivet melaporkan, Cimen seharusnya menyetor uang penjualan kepada Ibrahim yang tengah menunggu di kantor. Bukannya amanah, Cimen malah kabur dan mengaku menggunakan uang untuk membayar utang ke rentenir.
Dari informasi staf lain, Ibrahim mengetahui rencana jahat Cimen yang telah membeli ludah pasien Covid-19 seharga hampir Rp 1 juta untuk meracuninya dengan cara dicampur di minuman. Beruntung minuman tersebut belum sempat ditenggak.
"Ini pertama kalinya saya mendengar tentang teknik pembunuhan yang begitu aneh. Alhamdulillah saya tidak sakit. Tuhan selalu bersama yang baik," kata Ibrahim.
Dia mengatakan pada jaksa bahwa Cimen marah dan mulai mengancam dirinya dengan pesan yang menakutkan.
"Saya tidak bisa membunuh Anda dengan virus. Saya akan menembak Anda di kepala lain kali," bunyi pesannya
"Ibu dan ayah saya menderita penyakit kronis. Jika dia menginfeksi saya dengan Covid-19, itu dapat menginfeksi keluarga saya dan orang-orang di sekitar saya," ungkap Ibrahim lagi.
Baca Juga: Ramai Pembahasan D-dimer Pasien Covid-19, Ini Penjelasan Dokter Paru
"Setidaknya jika dia menembak di kepala, saya akan menjadi satu-satunya yang mati. Tidak perlu begitu jahat," ujar Ibrahim yang tak habis pikir dengan perbuatan stafnya.
Berita Terkait
-
Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang Istanbul Youth Summit 2026 di Turki
-
Negara Mana Saja yang Terancam Greater Israel? Ini 7 Wilayah yang Berisiko
-
Usai Iran, Kini Turki Dianggap Ancaman: Apa Itu Greater Israel?
-
Perang Lawan Iran Belum Kelar, Israel Kini Sebut Turki Target Selanjutnya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga