Suara.com - Sejumlah tempat di Indonesia memang telah terkenal dengan keindahan alam dan pariwisatanya.
Eksotisme alam nusantara yang telah dikenal hingga mancanegara itu jadi inspirasi produk kosmetik Citra menghadirkan rangkaian baru untuk juga berkampanye Lestarikan Cantiknya Indonesia.
Berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Citra luncurkan tiga varian baru yang menunjukan kecantikan alam Raja Ampat, Gunung Bromo, dan Bali pada kemasan.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan, terobosan itu juga menjadi strategi promosi wisata alam yang makin digemari sejak Pandemi Covid.
"Kemasan produk ini sangat mengangkat keindahan destinasi Raja Ampat, Bromo, dan Bali. Ini bentuk inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Karena sekarang dengan pandemi destinasi berorientasi alam ini yang dicari," kata Nia dalam konferensi pers peluncuran Citra, Rabu (10/2/2021).
Selain promosi wisata, inovasi dari Citra itu dinilai Nia jadi satu pendekatan untuk menjaga wisatawan agar turut melestarikan dan menjaga keindahan alam.
Bentuk nyata kolaborasi melestarikan kecantikan alam Indonesia itu diwujudkan lewat kegiatan menanam besama dengan para komunitas lokal setempat. Head of Marketing Skincare Unilever Indonesia Amarillys Esty Wijono mengatakan, di Raja Ampat akan dilakukan penanaman terumbu karang. Kemudian, penanaman pohon di Gunung Bromo juga akan dilakukan penanaman mangprove di Bali.
Inspirasi dari keindahan alam tiga destinasi itu dituangkan dalam varian citra Marine Collagen varian Raja Ampat, Volcanic Clay varian Bromo, dan Cocoa varian Bali.
"Untuk yang volcanic clay varian Bromo cocoknya untuk kulit normal cenderung berminyak. Kalau Marine collagen Raja Ampat cocok untuk normal cenderung kering. Lalu Cocoa itu juga mengandung scrub halus yang bisa digunakan untuk mengangkat sel kulit mati agar kulit tampak cerah dan sehat," paparnya.
Baca Juga: Mirip Banget Raja Ampat, Objek Wisata Ini Ternyata Ada di Kampar Riau
Meski hanya mengangkat tiga destinasi alam Indonesia, tetapi Raja Ampat, Bromo, dan Bali dinilai telah mampu jadi bagian dari representatif pariwisata Indonesia.
Editor in Chief National Geographic Indonesia Didi Kaspi Kasim mengatakan bahwa ketiganya mewakili kekayaan alam yang ada di Indonesia.
"Bali dengan tradisi dan alamnya. Lalu kemudian Bromo, gunung Suci dengan budayanya dan tradisinya juga merepresentasikan negeri ini yang dikelilingi oleh cincin api oleh gunung-gunung," ucapnya.
"Kemudian Raja Ampat yang kita terbiasa dengan alam darat, tetapi alam bawah laut juga bisa representatifkan bagaimana kayaknya Indonesia," imbuh Didi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu