Suara.com - Pasangan saudara kembar Mayla Phoebe de Rezende dan Sofia Albuquerck menarik perhatian setelah sama-sama mengungkap jati diri sebagai transgender. Keduanya dulu dilahirkan sebagai pria.
Melansir The Sun, Mayla dan Sofia menjadi pasangan saudara kembar pertama yang melakukan operasi penggantian gender secara bersamaan. Operasi mereka dilakukan oleh dokter yang sama, dan hanya berselang satu hari.
Mayla dan Sofia mengungkap bahwa mereka tidak pernah nyaman menjadi laki-laki sejak kecil. Keduanya juga sepakat ingin melela sebagai transgender secara bersamaan.
"Kami selalu melakukan segalanya bersama dan belum lama ini kami memenuhi mimpi kami melakukan operasi penggantian gender, serta menjadi kembar transgender pertama di dunia yang melakukannya," ungkap Mayla yang kini menjalani kuliah kedokteran.
"Ketika aku pertama melihat alat kelamin laki-laki milikku, aku merasa itu bukan milikku. Aku selalu merasa aku perempuan sejak umur tiga tahun," tambah Mayla.
Pasangan saudara kembar ini sekarang berumur 19 tahun. Berbeda dengan Mayla, Sofia kini berkuliah di Fakultas Teknik.
Mayla dan Sofia sendiri sudah ingin melakukan operasi penggantian jenis kelamin sejak umur 10 tahun. Kini, keduanya merasa puas dan nyaman dengan tubuh sendiri.
"Ketika bangun (setelah operasi) aku tidak bisa percaya. Aku masih berusaha mencernanya. Aku tidak lagi merasa tidak nyaman ketika berbaring atau duduk."
"Mandi pertamaku setelah keluar dari rumah sakit terasa magis," imbuh Mayla soal pengalamannya.
Baca Juga: Baru Nikah 2 Tahun Sudah Cerai, Ternyata Suaminya Suka...
Pasangan saudara kembar ini juga beruntung karena mendapat dukungan keluarga. Kakek mereka bahkan rela menjual rumah demi biaya operasi.
Sementara, anggota keluarga Mayla dan Sofia yang lain selalu paham bahwa keduanya lebih merasa nyaman menjadi perempuan.
"Aku tidak pernah ditolak oleh keluargaku. Ketakutan orangtuaku bukan soal siapa kami, tapi bahwa orang lain melukai kami," tambah Mayla.
Saat masih sekolah, Mayla dan Sofia kerap diejek. Mayla juga masih takut jika dirinya diejek oleh laki-laki lain.
Namun, kini keduanya sama-sama ingin berfokus pada masa depan. Selain membantu komunitas trans, baik Mayla dan Sofia juga ingin punya keluarga sendiri di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun