Suara.com - Isu rasial yang yang diangkat dalam wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Oprah Winfrey membuat Istana Buckingham khawatir dan ketar-ketir.
Wawancara dua jam, yang disiarkan di AS pada hari Minggu dan di Inggris pada Senin malam, menampilkan Duke dan Duchess of Sussex terbuka tentang keputusan mereka untuk meninggalkan Keluarga Kerajaan pada awal tahun 2020.
Sebuah pernyataan dirilis atas nama Ratu pada Selasa sore menuliskan:
"Seluruh keluarga sedih mengetahui sepenuhnya betapa menantang beberapa tahun terakhir bagi Harry dan Meghan. Masalah yang diangkat, terutama ras, sangat memprihatinkan. Meskipun beberapa ingatan mungkin berbeda, ingatan itu ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi. 'Harry, Meghan dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai."
Selama percakapan, baik Harry dan Meghan menuduh bahwa anggota keluarga yang tidak disebutkan namanya telah mengemukakan 'kekhawatiran dan percakapan' tentang seberapa gelap kulit putra mereka Archie ketika dia lahir.
"Pada bulan-bulan ketika saya hamil, kami berbarengan dengan percakapan tentang dia yang tidak diberi keamanan atau gelar, dan juga kekhawatiran tentang seberapa gelap kulitnya ketika dia lahir," kata Meghan.
Baik Harry atau Meghan tidak mengidentifikasi orang yang membuat komentar tersebut.
Meghan juga mengungkapkan bahwa dia pernah mengalami pikiran untuk bunuh diri saat mengandung putra Archie, sementara Harry membuka tentang laporan keretakan dengan saudaranya Pangeran William, yang menyatakan bahwa' hubungan mereka berjarak saat ini.
Harry menambahkan bahwa dia merasa dikecewakan oleh ayah mereka. , Pangeran Charles, yang telah berhenti menerima panggilan teleponnya, dan memberi tahu Oprah bahwa telah terjadi 'banyak luka yang telah terjadi'.
Baca Juga: Meghan Markle dan Putri Diana, Mengapa Mereka Dibandingkan?
Meghan juga mengklaim bahwa Kate, Duchess of Cambridge, telah membuatnya menangis selama menjelang pernikahannya.
Istana Buckingham belum diberi pengarahan tentang apa yang dibahas dalam wawancara sebelum disiarkan, tetapi para pembantunya tetap menonton dari Inggris.
Istana tidak menanggapi wawancara pada hari Senin, meskipun disepakati di tengah pembicaraan krisis bahwa tanggapan apa pun harus dikoordinasikan antara Ratu, Pangeran Charles dan Pangeran William, The Telegraph melaporkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?