Suara.com - Menjadi perancang busana atau fesyen desainer bukan sekedar ahli menggambar, tapi juga harus mengikuti tren fesyen di dunia dan mengerti dunia bisnis.
Memang menjadi seorang fesyen desainer tidak harus sekolah fesyen, karena bisa didapatkan melalui otodidak. Namun yang perlu diingat jangan berhenti berlatih dan mengikuti pelatihan seperti 4 kiat yang disampaikan publik figur sekaligus fesyen desainer Ivan Gunawan, berdasarkan siaran pers Ruangguru, Kamis (25/3/2021).
1. Punya kemampuan menggambar
Memiliki kemampuan menggambar adalah hal dasar yang harus dimiliki jika kamu ingin berkarir sebagai perancang busana. Kemampuan ini diperlukan agar kamu dapat menciptakan sebuah karya fashion yang menarik.
Selain itu, kamu juga akan membuat pola dan sebagainya. Hal ini sudah menjadi makanan sehari-hari para perancang busana. Untuk itu, kamu perlu belajar mengasah teknik menggambar.
Ada berbagai cara untuk mengasah skill ini, misalnya bacalah beberapa buku tentang cara menggambar dan biasakan untuk menggunakan pena dan pensil, ambilah kelas menggambar, dan rajin latihan.
2. Gali informasi bisnis
Selain memiliki kemampuan menggambar, kamu harus kembangkan pengetahuan berbisnis di industri fashion, nih, termasuk pengetahuan tentang keuangan, penjualan, dan pemasaran, menjadi aspek sangat penting untuk menjadi sukses di dunia fashion.
Tanpa pemahaman yang baik tentang bisnis, sulit untuk mempertahankan merek fashion dan membuatnya menguntungkan di pasar.
Baca Juga: Putuskan Tak Kuliah, Ivan Gunawan: Gue Takut Diteriaki Bencong
Jangan lupa untuk patenkan merek fashion atas nama mu terlebih dahulu, ya, agar kamu dapat melindungi hak cipta pada karya busana milk kamu.
Selain itu, kamu juga perlu mengenali customer-mu dengan baik dengan mempelajari kebutuhan yang mereka inginkan dan tren apa yang sedang diikuti oleh masyarakat. Kenali segmentasi dan target pasar mu.
Banyak perancang busana berbakat yang bangkrut karena kurangnya pemahaman berbisnis di dunia fashion.
3. Cari tahu proses dapat inspirasi
Kreativitas adalah inti dari fashion. Oleh karena itu, cobalah pahami dan kenali proses kamu mencari inspirasi. Inspirasi bisa kamu temukan di mana saja.
Dalam proses pencarian inspirasi, Ivan Gunawan senang sekali travelling ke luar negeri untuk menemukan inspirasi model busana yang akan dirancang. Seperti melihat arsitektur bangunan, kebudayaan, suasana negara tersebut, dan lain-lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Zodiak Dikenal Paling Gampang Selingkuh, Ada yang Hobi Tebar Pesona
-
Langganan Folaplay dan MAXStream TV Bayar Berapa? Streaming Resmi Piala Dunia 2026
-
5 Sunscreen yang Mencerahkan dan Gak Bikin Dempul Sesuai Review Pengguna
-
5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
-
Makeup Sulit Flawless? Ini 7 Kesalahan Pakai Cushion yang Sering Dilakukan
-
Tips Ampuh Menghilangkan Noda Parfum di Baju, Tak Khawatir Merusak Serat Kain
-
Di Tengah Harga BBM Naik, Bagaimana Kertabumi Menawarkan Jalan Lain dari Limbah Perkotaan?
-
4 Sepatu Lari Lokal Kanky Mulai Rp200 Ribuan, Cocok Dipakai Easy Run
-
Makeup Kelihatan Dempul? Ini 5 Kesalahan Pakai Bedak Tabur yang Harus Dihindari
-
3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika