Lifestyle / Food & Travel
Minggu, 04 April 2021 | 06:27 WIB
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh (shutterstock)

Suara.com - Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam atau Aceh memiliki ragam kuliner yang mampu menggugah selera.

Aceh dikenal dengan menu-menu andalan yang memiliki citarasa penuh rempah, yang membuat Aceh tak hanya dikenal dengan wisata alam dan budaya saja, tetapi juga wisata kuliner.

Dikutip Suara.com dari Antara, Minggu (4/4), berikut ini adalah deretan kuliner Aceh yang bisa kamu coba saat menyambangi Serambi Mekkah atau saat ke kedai masakan Aceh di kotamu!

1. Mie Aceh
Salah satu ikon makanan khas Aceh yang paling tersohor adalah Mie Aceh. Menu ini sudah bisa ditemukan di banyak kota di Indonesia.

Di Aceh, kedai Mie Aceh mudah sekali ditemukan layaknya kedai kopi. Mie Aceh terdiri dari mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut seperti udang, kepiting, atau cumi.

Mie Aceh

Mie disajikan dalam sup seperti kari yang rasanya gurih dan pedas. Mie Aceh disajikan dalam tiga jenis varian, yaitu goreng (kering), tumis (dengan sedikit kuah) dan rebus (dengan kuah).

Mie Aceh semakin terasa sedap dengan taburan bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, timun, dan jeruk nipis.

2. Sate Matang
Aceh memiliki sate khas yaitu Sate Matang. Sate ini dikatakan berasal dari daerah Matang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Sesuai namanya, sate yang menggunakan daging kambing atau sapi ini disajikan matang, setelah diungkep dengan bumbu khas sebelum kemudian dibakar. Sate Matang yang memiliki rasa pedas yang dominan ini semakin lengkap dengan kehadiran nasi putih dan kuah soto yang gurih.

3. Kuah Beulangong
Kuah Beulangong adalah masakan khas Aceh Besar, yang biasanya hadir di kenduri (perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkah, dan lainnya) seperti pesta pernikahan, perayaan Maulid Nabi Muhammad, dan sebagainya.

Baca Juga: Mendedah Nikmatnya Kuah Beulangong, Hidangan Maulid Nabi Khas Tanah Rencong

Masakan ini berbahan dasar daging kambing atau daging sapi yang dimasak dengan belangan dan juga sayur nangka atau batang pisang. Bahan-bahan dan bumbu dimasak di sebuah kuali besar, dan hanya boleh dimasak oleh laki-laki sesuai dengan tradisi turun temurun.

Kuah Beulangong atau sering disebut juga dengan gulèe sie kamèng ini memiliki citarasa yang kaya -- mulai dari gurih, pedas, asam, namun juga menyegarkan. Terlebih, jika bisa melihat proses memasak yang dilakukan secara bergotong royong, semakin menambah kelezatan hidangan ini. Mangat that! (Bahasa Aceh untuk "enak sekali!").

4. Sie Reuboh

Sie Reuboh

Aceh memiliki kuliner berkuah lainnya bernama Sie Reuboh. Makanan yang terbuat dari daging sapi rebus ini sedikit berbeda dengan hidangan khas Aceh lainnya.

Sie Reuboh dibuat dari rebusan daging sapi atau kerbau yang hanya dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah dan merica. Semua bumbu tersebut kemudian dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam rebusan daging.

Sembari daging direbus dilakukan penambahan cuka enau ke dalam masakan, untuk menambah citarasa. Pemberian cuka ini dilakukan secara bertahap sambil masakan diaduk-aduk perlahan sehingga semua bumbu meresap ke dalam daging.

5. Ayam Tangkap
Makanan khas Aceh yang juga layak untuk dicicipi adalah Ayam Tangkap. Nama Ayam Tangkap diambil dari kebiasaan masyarakat Aceh saat memasak daging ayam. Sebelum memasaknya, mereka harus menangkap ayam tersebut terlebih dahulu di pekarangan mereka.

Load More