Suara.com - Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam atau Aceh memiliki ragam kuliner yang mampu menggugah selera.
Aceh dikenal dengan menu-menu andalan yang memiliki citarasa penuh rempah, yang membuat Aceh tak hanya dikenal dengan wisata alam dan budaya saja, tetapi juga wisata kuliner.
Dikutip Suara.com dari Antara, Minggu (4/4), berikut ini adalah deretan kuliner Aceh yang bisa kamu coba saat menyambangi Serambi Mekkah atau saat ke kedai masakan Aceh di kotamu!
1. Mie Aceh
Salah satu ikon makanan khas Aceh yang paling tersohor adalah Mie Aceh. Menu ini sudah bisa ditemukan di banyak kota di Indonesia.
Di Aceh, kedai Mie Aceh mudah sekali ditemukan layaknya kedai kopi. Mie Aceh terdiri dari mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut seperti udang, kepiting, atau cumi.
Mie disajikan dalam sup seperti kari yang rasanya gurih dan pedas. Mie Aceh disajikan dalam tiga jenis varian, yaitu goreng (kering), tumis (dengan sedikit kuah) dan rebus (dengan kuah).
Mie Aceh semakin terasa sedap dengan taburan bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, timun, dan jeruk nipis.
2. Sate Matang
Aceh memiliki sate khas yaitu Sate Matang. Sate ini dikatakan berasal dari daerah Matang, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Sesuai namanya, sate yang menggunakan daging kambing atau sapi ini disajikan matang, setelah diungkep dengan bumbu khas sebelum kemudian dibakar. Sate Matang yang memiliki rasa pedas yang dominan ini semakin lengkap dengan kehadiran nasi putih dan kuah soto yang gurih.
3. Kuah Beulangong
Kuah Beulangong adalah masakan khas Aceh Besar, yang biasanya hadir di kenduri (perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkah, dan lainnya) seperti pesta pernikahan, perayaan Maulid Nabi Muhammad, dan sebagainya.
Baca Juga: Mendedah Nikmatnya Kuah Beulangong, Hidangan Maulid Nabi Khas Tanah Rencong
Masakan ini berbahan dasar daging kambing atau daging sapi yang dimasak dengan belangan dan juga sayur nangka atau batang pisang. Bahan-bahan dan bumbu dimasak di sebuah kuali besar, dan hanya boleh dimasak oleh laki-laki sesuai dengan tradisi turun temurun.
Kuah Beulangong atau sering disebut juga dengan gulèe sie kamèng ini memiliki citarasa yang kaya -- mulai dari gurih, pedas, asam, namun juga menyegarkan. Terlebih, jika bisa melihat proses memasak yang dilakukan secara bergotong royong, semakin menambah kelezatan hidangan ini. Mangat that! (Bahasa Aceh untuk "enak sekali!").
4. Sie Reuboh
Aceh memiliki kuliner berkuah lainnya bernama Sie Reuboh. Makanan yang terbuat dari daging sapi rebus ini sedikit berbeda dengan hidangan khas Aceh lainnya.
Sie Reuboh dibuat dari rebusan daging sapi atau kerbau yang hanya dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah dan merica. Semua bumbu tersebut kemudian dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam rebusan daging.
Sembari daging direbus dilakukan penambahan cuka enau ke dalam masakan, untuk menambah citarasa. Pemberian cuka ini dilakukan secara bertahap sambil masakan diaduk-aduk perlahan sehingga semua bumbu meresap ke dalam daging.
5. Ayam Tangkap
Makanan khas Aceh yang juga layak untuk dicicipi adalah Ayam Tangkap. Nama Ayam Tangkap diambil dari kebiasaan masyarakat Aceh saat memasak daging ayam. Sebelum memasaknya, mereka harus menangkap ayam tersebut terlebih dahulu di pekarangan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan