Suara.com - Media daring Magdalene bersama IBCWE (Indonesia Business Coalition for Women Empowermoment) resmi menggelar acara diskusi bertajuk Women Lead Forum 2021 hari pertama pada Rabu (7/4/2/2021).
Acara ini membahas seputar isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender di tempat kerja. Dalam diskusi panel kedua pada Rabu sore, narasumber yang hadir membahas tentang cara nyata mewujudkan kebijakan kantor yang mendukung perempuan.
Tiga narasumber yang dihadirkan sore tadi adalah Maya Juwita (Executive Director IBCWE), Batara Sianturi (CEO Citi Indonesia), dan Suzy Hutomo (Executive Chairperson and Owner of The Body Shop Indonesia).
Maya Juwita menyampaikan, sebanyak 77% perusahaan Indonesia setuju bahwa gender diversity menguntungkan performa bisnis mereka. Namun, banyak perusahaan yang belum tahu bagaimana mewujudkan dukungan tersebut di dunia nyata.
Menurut Maya Juwita, ada tujuh langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk mewujudkan cita-cita mendukung perempuan dan kesetaraan gender di kantor. Semua langkah itu harus diawali dengan komitmen kuat dari top management perusahaan.
"Kalau perusahaan menginginkan adanya kesetaraan gender di dalam lingkungannya, pertama itu harus ada komitmen dari CEO-nya, dari yang top management-nya. Karena sifatnya workplace gender equality ini bukan bottom-up, tapi harus top-down," jelas Maya Juwita dalam diskusi panel Women Lead Forum 2021.
Langkah selanjutnya adalah mengomunikasikan komitmen tersebut ke jajaran manajemen yang lebih bawah agar memiliki satu pandangan yang sama. Lalu, perusahaan perlu melakukan diagnosa kondisi lingkungan kerja agar rencana yang dihadirkan tepat sasaran.
Setelah itu, perusahaan memegang teguh komitmen tersebut dan berusaha untuk terus memperbaiki apa yang perlu diperbaiki. Jangan lupa juga untuk memonitor dan mengevaluasi kebijakan keseteraan gender dan mendukung perempuan yang sudah dilaksanakan.
Maya juga menyampaikan perihal budaya di tempat kerja yang mendukung perempuan untuk sama majunya dengan laki-laki. Salah satu caranya adalah proaktif mendorong perempuan untuk terlibat dalam setiap peluang yang ada di tempat kerja.
Baca Juga: Keras! Pengurus PORBBI Sumbar Sebut Tak Elok Perempuan Minang Berburu Babi
Hal ini perlu dilakukan karena pada kenyataannya equal opportunity yang disuguhkan oleh perusahaan untuk perempuan tidak dimanfaatkan. Alasannya, perempuan disebut memiliki beban psikologis akibat didikan orangtua yang mengakibatkan mereka jadi perfeksionis.
Misalnya saja, jika posisi mengharuskan lima poin sebagai syarat, perempuan biasanya akan mantap maju ketika semua syarat terpenuhi. Sedangkan laki-laki sudah berani mencoba kesempatan itu meski hanya memenuhi tiga syarat.
Dalam kesempatan yang sama, beberapa narasumber menyampaikan perihal kebijakan sederhana dari kantor mereka yang menunjukkan sikap mendukung perempuan.
Di antaranya berupa pemberian cuti hamil dengan gaji yang tetap penuh, cuti haid yang dimudahkan, penyediaan sarana untuk ibu menyusui di kantor, atau bahkan mengizinkan ibu untuk membawa anak mereka ke tempat kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung