Suara.com - Kondisi pandemi Covid-19 sempat membuat aktris Sandra Dewi parno untuk keluar rumah. Terlebih ia memiliki dua anak yang masih berusia balita dan rentan terinfeksi virus Corona.
"Kita semua bisa vaksin, kalau anak aku kan belum bisa vaksin dan aku takut banget. Tapi namanya hidup ini kan harus tetap berjalan, kita menghadapi pandemi seperti melihat musuh yang tidak terlihat dan bagaimana kita bisa melindungi dari virus ini," cerita Sandra Dewi saat webinar bersama Holisticare, Rabu (27/4/2021).
Sandra menyadari untuk melawan virus corona, ia dan keluarganya harus bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sebagai seorang istri dan ibu, Sandra merasa bertanggung jawab atas kesehatan anggota keluarganya.
"Saya harus pintar mau nggak mau, di mana saya mempertahankan kesehatan dan daya tahan tubuh suami yang mau nggak mau setiap hari harus bekerja, keluar rumah. Sementara saya punya bayi, punya balita," ucapnya.
Saat masih awal kepanikan tersebut, Sandra mengaku dirinya selalu berkonsultasi kepada dokter.
"Mereka bilang yang penting itu vitamin C. Jadi, oke highlight-nya vitamin C yang baik untuk tubuh seperti apa? Maka saya menemukan holisticare. Bukan hanya untuk saya, tapi juga anak-anak. Puji Tuhan selama pandemi, mereka sama sekali nggak pernah drop, nggak pernah sakit," kata Sandra.
Satu tahun lebih pandemi Covid-19 terjadi, Sandra menyadari tak bisa terus hanya berdiam diri dalam rumah. Kini ia mulai berani mengajak anak-anaknya bermain di luar. Menurutnya, kegiatan itu juga jadi salah satu cara untuk menjaga menjaga kekebalan tubuh anak-anaknya dengan tetap melakukan aktivitas fisik.
"Saya setiap sore mengajak anak ke taman. Kita lari bareng, main bareng, kemudian pagi-pagi juga kita jemuran sebentar. Jadi makan sehat, olahraga sehat, kemudian juga mengonsumsi makanan sehat terutama vitamin Holisticare Ester C 1000," pungkasnya.
Baca Juga: Patut Bangga, Selama Pandemi Usaha UMKM Lokal Moncer Capai Rp11,6 Triliun
Berita Terkait
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara, 300 Barang Sitaan Ludes di BPA Fair 2026
-
Puluhan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi yang Laku Terjual di Pelelangan BPA Fair
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil