Suara.com - Saat pemerintah berusaha mengembalikan geliat ekonomi dalam negeri, kabar baiknya jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meningkat drastis di 2021.
Menurut Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (idEA) Bima Laga, data per Maret 2021 jumlah UMKM Indonesia tercatat sebanyak 4,8 juta.
Angka ini menurut Bima sangat melampaui ekspektasi dan melampaui target gerakan Bangga Buatan Indonesia yang dibuatnya bersama pemerintah, yang diluncurkan pada 14 Mei 2020 lalu di awal pandemi Covid-19 melanda.
"Dulunya punya target mencetak 2 juta UMKM sampai akhir 2020. Tetapi angka yang masuk ke kita angkanya di akhir 2020 mencapai 3,8 juta UMKM yang tergabung di marketplace yang tergabung gerakan Bangga Buatan Indonesia," ujar Bima dalam bincang virtual, Rabu (28/4/2021).
Tidak sekadar jumlah pelaku UMKM saja yang melonjak signifikan, tapi juga catatan transaksi yang berhasil dibukukan pelaku UMKM selama pandemi Covid-19 bukan isapan jempol belaka.
Data yang didapat Bima hasil bekerjasama dengan lembaga survei Nielsen Indonesia, jumlah transaksi UMKM di marketplace mencapai Rp 9,1 triliun pada momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019. Sedangkan di Harbolnas 2020 transaksi mencapai Rp 11,6 triliun.
"Jadi peningkatan cukup signifikan, kalau tarik 2 tahun ke belakang angkanya sekitar 70,5 persen untuk harbolnas sendiri," papar Bima.
Kemajuan usaha para UMKM ini diharapkan jadi angin segar bagi roda perekonomian Indonesia lesu yang terhantam pandemi. Lantaran e-commerce atau marketplace jadi media andalan masyarakat untuk membeli barang lewat online.
"Tentunya memang e-commerce satu hal yang bisa diandalkan untuk berjualan. Untuk transaksi e-commerce dari Bank Indonesia mencatat transaksinya mengalami kenaikan," pungkas Bima.
Baca Juga: Mekanisme Ibadah Haji bagi Jemaah Indonesia di Masa Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan