Suara.com - Tidak terasa umat Muslim telah memasuki minggu terakhir Ramadhan. Banyak dari kita sudah kehabisan akal, menu buka puasa apa lagi yang bisa disajikan untuk keluarga karena merasa segala resep sudah dicoba.
Namun ternyata ada banyak bahan makanan sehari-hari yang bisa dieksplorasi menjadi menu baru yang tidak kalah lezatnya, dan bisa menambah semangat menyambut Hari Raya Idulfitri.
Arnold Poernomo atau dikenal Chef Arnold memberikan tips bahwa menu yang unik dan lezat bukan berarti menggunakan bahan yang mahal atau hanya berada di toko tertentu.
Justru dengan mengulik bahan yang sudah ada atau sudah kita kenal, resep baru pun jadi terasa lebih menarik. Seperti apa cara Chef Arnold memodifikasi bahan yang biasa ditemukan menjadi menu baru? Inilah beberapa resep yang bisa ditiru oleh pelanggan.
Panna cotta saus kurma untuk takjil yang menyegarkan
Salah satu buah yang paling banyak dan mudah ditemukan saat Ramadhan adalah kurma. Sebagai buah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW untuk disantap saat berbuka puasa, kurma ternyata bisa diolah menjadi saus untuk dessert modern, panna cotta. Cara membuatnya pun mudah, kurma bisa diblender bersama air, lalu dimasak dengan api kecil dengan sedikit gula dan garam, lalu diaduk sampai mengental dengan tekstur saus yang diinginkan.
Menu tahu walik anti bosan untuk camilan setelah salat
Selain kurma, tahu pun menjadi bahan makanan andalan banyak orang yang selalu ada di rumah karena bergizi dan mudah ditemukan. Kalau sudah bosan dengan menu tahu yang itu-itu saja, bisa dicoba resep tahu walik dengan sambal colo-colo yang pedas dan menyegarkan. Tahu walik ini sebenarnya adalah tahu pong biasa yang dibalik dan ditambahkan tepung tapioka serta ayam dan bumbu-bumbu di dalamnya. Yang menambah keunikan rasanya adalah, cocolan sambal colo-colo yang menggabungkan berbagai jenis cabai, bawang, dengan sambal jadi dan jeruk nipis. Segar sekali!
Kakap putih sambal kemangi sebagai menu pamungkas
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Buka Puasa Serang Banten 8 Mei 2021
Setelah camilan, sekarang saatnya makan besar dengan nasi dan lauk. Agar tidak terlalu mengenyangkan, ikan kakap bisa menjadi pilihan protein yang tepat karena teksturnya yang tidak keras. Yang penting ikan tersebut harus segar. Agar tidak amis, lumuri dengan garam dan merica sebelum digoreng, lalu beri tambahan kecap inggris dan kecap manis sebagai perasa, dan terakhir beri sentuhan daun bawang dan jeruk nipis untuk menambah kesegaran. Agar lebih sedap lagi, sajikan dengan sambal bawang dan kemangi untuk memberikan rasa khas Nusantara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?