Suara.com - Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 mulai bulan Juli 2021, kegiatan pembelajaran diwajibkan untuk menggabungkan metode pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan layanan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kerjasama antar guru di sekolah dengan orangtua atau wali yang menjadi pengajar di rumah pun menjadi semakin penting untuk menyukseskan kegiatan belajar bagi peserta didik.
TikTok, platform distribusi video singkat, menghadirkan Buku Panduan #SamaSamaBelajar untuk membantu para guru dan orangtua dalam membuat video edukasi di TikTok, yang bisa mendukung kegiatan belajar mengajar. Peluncuran buku ini merupakan rangkaian kolaborasi TikTok Indonesia dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) untuk memberdayakan para tenaga pengajar dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara yang kreatif.
Buku Panduan #SamaSamaBelajar menghadirkan tips untuk membuat konten di TikTok, seperti cara-cara menggunakan fitur-fitur TikTok yang dapat membuat konten edukasi lebih menarik beserta video contoh yang diberikan oleh salah satu kreator TikTok, kemudian tips bagaimana memaksimalkan akun TikTok beserta ragam konten edukasi yang ada di TikTok.
Dikemas dalam bahasa yang sederhana dan tampilan yang menarik, buku ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dasar dalam menghasilkan konten di platform TikTok.
Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum, Ikatan Guru Indonesia Periode 2016-2021 dan Ketua Umum Jaringan Sekolah Digital Indonesia, mengatakan bahwa buku panduan dari TikTok ini dapat diakses kapan saja dan dimana saja oleh tenaga pengajar dan orangtua yang menjadi pengajar di rumah, sehingga akan memudahkan mereka dalam mengemas konten pendidikan yang lebih kreatif.
"Kolaborasi antar pihak menjadi kunci kelancaran kegiatan belajar baik di rumah atau di sekolah. Guru dan orangtua atau wali yang menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan pun perlu selalu beradaptasi dan berinovasi share peserta didik tetap semangat menimba ilmu," katanya, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.
"Program #SamaSamaBelajar yang diluncurkan pada Hari Pendidikan Nasional tahun lalu memiliki tujuan memberikan akses kepada semuanya untuk belajar dimana saja dan kapan saja melalui video singkat. Dan hadirnya Buku Panduan #SamaSamaBelajar yang dapat diakses dengan mudah ini telah mengejewantahkan misi kami tersebut, sekaligus mendorong semakin banyak orang untuk menghasilkan konten edukasi di TikTok," kata Angga Anugrah Putra, Head of Operations, TikTok Indonesia.
Untuk menghadirkan buku panduan ini, TikTok Indonesia kembali berkolaborasi dengan IGI dan JSDI, setelah sebelumnya bersama-sama menyelenggarakan webinar pelatihan kepada lebih dari 2000 guru di 10 wilayah di Indonesia, dari Aceh, Banjarmasin, Maluku, Flores Timur, hingga Papua, mengenai konten edukasi di TikTok. Antusiasme dan semangat para peserta guru ini diharapkan dapat menyebar ke tenaga pengajar lainnya dengan kesempatan untuk mengakses informasi tentang konten edukasi yang ada di Buku Panduan #SamaSamaBelajar.
Buku Panduan #SamaSamaBelajar ini dapat diakses secara gratis di halaman website Ikatan Guru Indonesia dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia di link berikut ini mulai tanggal 5 Mei 2021. Konten-konten edukasi lainnya dapat dilihat pengguna dengan mengunjungi tagar #SamaSamaBelajar di aplikasi TikTok. Konten edukasi dengan tagar #SamaSamaBelajar saat ini telah menempati top konten di TikTok, dengan total jumlah views lebih dari 56 Miliar.
Baca Juga: Temannya Tak Kunjung Datang, Warganet Ini Terpaksa Buka Puasa Sendirian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari
-
Mikroplastik Ancam Dasar Laut, Cacing Bambu Jadi Korban Pertama
-
5 Bedak Tabur di Alfamart yang Murah dan Tahan Lama, Bikin Makeup Flawless
-
6 Sepatu Adidas Unisex Termurah di Foot Locker, Diskon 64 Persen Jadi Satu Harga
-
5 Pilihan Foundation Wardah yang Tahan Lama dan Ampuh untuk Menutupi Flek Hitam
-
Geger 16 Mahasiswa FH UI Dinonaktifkan Sementara Buntut Kasus Pelecehan Seksual, Apa Efeknya?
-
Tren Staycation Berubah, Gen Z Cari Hotel Bisa Nyaman Work From Anywhere
-
Rahasia Pentol dan Ceker Tetap Jadi Jagoan Street Food di Tengah Gempuran Jajanan Kekinian
-
Handbody Merek Apa yang Cepat Memutihkan Kulit? 5 Produk Ini Ada Kandungan Pencerah
-
Profil Supriadi, Napi Kasus Korupsi Rp233 M Terekam Ngopi ke Kafe Bareng Petugas