Suara.com - Aksi menggantung leher dengan tali yang menyangga dagu bisa sangat berbahaya, bahkan bisa mematikan. Namun nyatanya aksi ini sedang tren di China, dan dilakukan oleh para lanjut usia (lansia) atau pensiunan untuk mengobati sakit punggung.
Dalam prosesnya, tali kekang khusus menyangga dagu dan lehernya yang membuat tubuh menggantung di udara. Selanjutnya tubuh diayunkan ke depan dan ke belakang dengan pola melingkar.
Adapun tali digantungkan ke pohon-pohon yang ada di taman, atau bisa juga diikat ke jeruji besi latihan sit up di luar ruangan. Faktanya, tren olahraga ini ternyata sudah menjamur di Provinsi Liaoning, China selama beberapa tahun terakhir.
)
"Kebiasaan ini sudah menyembuhkan masalah tulang belakang saya, sehingga tidak perlu minum obat lagi. Aku bahkan bisa tidur siang saat bergantung di tali dan ini sangat nyaman," jelas seorang wanita tua, yang setiap harinya melakukan aktivitas ini selama 30 menit, mengutip Odditycentral, Rabu (2/6/2021).
Aktivitas ayunan leher ini, ditemukan oleh warga bernama Shenyang Sun Rongchun sejak 2017 dan perlahan digunakan untuk meringankan sakit leher. Ia sangat senang dengan hasilnya, dan mulai merekomendasikan aktivitas ini ke orang lain, sehingga lelaki berusia 57 tahun itu adalah pencetus tren olahraga kontroversial ini.
Sayangnya para ahli memperingatkan jika klaim meredakan sakit punggung ini tidak terbukti secara ilmiah. Aktivitas ini dikhawatirkan bisa menyebabkan cidera tulang belakang serius, bahkan kelumpuhan.
Perlu diingat, jika leher manusia hanya bisa menahan beban maksimal 25 kilogram, sehingga menahan beban beberapa kali lipatnya dalam waktu yang lama sambil menggerakan tubuh tidaklah aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Biar Cerah, Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Blush On Warna Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Sunscreen yang Bagus untuk Kulit Berjerawat Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi dengan Zinc Oxide
-
Sepeda Kalcer Federal Masih Produksi? Ini 3 Alternatif Sepeda Retro Klasik Paling Keren
-
Ramalan Shio Besok 16 Februari 2026, Siapa Paling Hoki Jelang Imlek?
-
Foundation Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik Mulai dari Rp6 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepeda Lipat yang Diizinkan Masuk Gerbong KRL, Harga Mulai Rp800 Ribuan
-
5 Cushion Wudhu Friendly untuk Makeup Bukber, Praktis dan Natural!
-
Super Air Jet Punya Siapa? Bikin Penumpang Terlantar 5 Jam hingga Tinggalkan Bayi
-
35 Ucapan Imlek 2026 untuk Bos yang Sopan dan Profesional, Siap Di-copas!
-
Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya