Suara.com - La Roche-Posay resmi hadir di Indonesia dengan komitmennya memberikan manfaat dermatologis nyata sebagai #SkinLifeChanger. Perilisan produk ini digelar secara virtual pada Kamis (3/6/2021).
Kehadiran produk La Roche Posay diharapkan bisa mewujudkan impian masyarakat untuk memiliki kulit sehat. Produk-produk dari merek ini tentu saja berbeda dengan perawatan kulit lain yang sudah ada.
Silvia Yohana selaku General Manager and Active Cosmetics Division L’Oreal Indonesia menjelaskan bahwa La Roche Posay dikembangkan dengan melibatkan 90.000 ahli dermatologi dari seluruh dunia.
La Roche Posay juga mengedepankan sains selama lebih dari 40 tahun berdiri. Tidak heran jika La Roche Posay berhasil menjadi merek perawatan kulit dermatologis nomor satu di dunia.
"Kami senang dapat meluncurkan La Roche Posay, merek perawatan kulit dermatologis nomor satu di dunia, secara resmi di Indonesia," ujar Silvia Yohana dalam konferensi pers virtual, Kamis sore.
"Kami berkomitmen menghadirkan opsi perawatan kulit yang bekerja sama dengan para dermatologis Indonesia yang tepat untuk meraih life-changing dermatology dan mengubah hidup banyak orang," lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama hadir pula Audrey Gueniche PharmD PhD, Senior Clinical Expert L’Oreal Research and Innovation Paris. Ia menjelaskan tentang sains yang diterapkan untuk memformulasikan La Roche Posay.
Audrey menjelaskan bahwa La Roche Posay telah melakukan 600 studi klinis pada 100.000 pasien dari beragam usia dan etnis dengan beragam latar belakang masalah kulit.
Audrey juga mengatakan bahwa produk La Roche Posay fokus pada keseimbangan mikrobioma kulit, termasuk bakteri. Apabila mikrobiomanya seimbang, kulit wajah akan cenderung sehat.
Baca Juga: Pakai Skincare dan Treatment Kecantikan di Klinik, Lebih Penting Mana?
"Kesehatan kulit sangat dipengaruhi oleh mikrobioma yang seimbang karena bisa membantu menjaga, mengatur, dan memperbaiki kulit. Mikrobioma ini bertindak sebagai pertahanan dan pelindung alami dengan membentuk perisai tak terlihat terhadap penyerang eksternal," jelas Audrey.
Berdasarkan penemuan yang didasari dengan microbiome science ini, La Roche Posay menawarkan pilihan dermatologi untuk dapat melawan masalah kulit berjerawat melalui rangkaian produk Effaclar.
Salah satunya adalah Effaclar Duo+ Moisturizer dengan formulasi komprehensif yang mengandung Aqua Posae Filiformis yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma yang bermanfaat bagi kulit.
Di Indonesia, La Roche Posay juga bermitra dengan para dermatolog untuk menjangkau dan memberikan edukasi serta pilihan bagi para penderita masalah kulit.
Sementara itu, konferensi pers perilisan La Roche Posay juga dihadiri oleh dr. Aryani Sudharmono, Sp.KK(K), FINS-DV, FAADV selaku Dermato Venereologist dan acne positivist influencer Cut Rizki.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali