Suara.com - Tiket.com bersama Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI serta Badan Otorita Borobudur (BOB) menggelar Focus Group Disccusion bertema Optimizing Digital Marketing to Revive Tourism Industry and Socialization of The CHSE Certification Program.
Acara ini digelar di Ballroom Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta pada Sabtu (5/6/2021). Acara ini merupakan salah satu langkah untuk mempercepat pulihnya industri pariwisata di Indonesia, khususnya wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
"Kami berharap forum diskusi ini dapat menjadi wadah atau kesempatan bagi masing-masing sektor dalam memberikan sumbangsih berupa wawasan dan pengalaman untuk pengembangan desa wisata agar dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti," ungkap Bisma Jatmika, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Otorita Borobudur pada Sabtu (5/6/2021).
Acara ini diadakan juga sebagai bentuk dukungan pemulihan ekonomi pelaku usaha wisata di tengah pandemi Covid-19. Sebelum acara berlangsung, setiap peserta acara diwajibkan mengikuti tes swab antigen terlebih dahulu.
Peserta yang sudah mengantongi surat keterangan negatif Covid-19 diperbolehkan memasuki tempat acara tentunya setelah melakukan pengukuran suhu tubuh. Di masing-masing meja peserta sudah tersedia hygine set berisi masker, hand sanitizer, dan tisu basah.
Pada acara kali ini, sejumlah hal terkait pariwisata di tengah pandemi serta peran Tiket.com dipaparkan. Bukan rahasia lagi bahwa industri pariwisata cukup terpuruk kala pandemi Covid-19 merebak
Kendati demikian, kini wisatawan sudah mulai berwisata kembali dengan mengikuti protokol kesehatan.
Dengan demikian, Tiket.com mengeluarkan label atau penanda bagi akomodasi maupun tempat wisata yang telah menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan dari WHO (World Health Organization).
Untuk mendapatkan label ini, penginapan harus menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik, pengecekan suhu badan, pegawai yang menggunakan masker hingga face shield, pembersihan dan desinfeksi, serta pengaturan pembatasan sosial.
Baca Juga: Berkat Program Work From Bali, Kunjungan Turis Lokal Naik Hampir Tiga Kali Lipat
Adanya label Ticket Clean ini menguntungkan para calon tamu maupun pelaku usaha pariwisata. Para pelaku usaha pariwisata akan mendapat kepercayaan dari para tamu.
Sedangkan untuk para tamu juga bisa memilih hotel yang sudah jelas menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tak heran adanya Ticket Clean ini juga menjadi salah satu cara untuk membantu bangkitnya pariwisata.
"Tujuan kami (Tiket.com) ingin membantu untuk mengeksplor dan mengembangkan sektor pariwisata dalam bentuk agen wisata daring. Selain itu tiket.com juga mempermudah pengambilan keputusan oleh wisatawan dengan adanya pelabelan tiketCLEAN," ujar Gaery Undarsa selaku Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jadwal Ganjil Genap Jakarta, One Way dan Contraflow Pascalebaran 2026
-
Bank Buka Mulai Kapan Setelah Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkapnya
-
6 Sepatu Skechers Diskon di Sports Station, Sepatu Anak Mulai Rp200 Ribuan
-
6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026
-
Starbucks dan Harry Potter Bersatu! Rasakan Keajaiban Bubble Meledak Ala Honeydukes di Menu Baru Ini
-
Jangan Bingung Cari Mushola Saat Kulineran di PIK: Ini Titik Lokasi Strategis yang Wajib Kamu Tahu
-
5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?
-
Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen