Suara.com - Membahas tentang oleh-oleh khas Bandung, selalu saja peuyeum yang jadi andalan.
Makanan manis yang terbuat dari fermentasi singkong ini memang jadi salah satu buah tangan populer dari kota kembang ini. Padahal, banyak makanan khas lain yang bisa dijadikan oleh-oleh.
Peuyeum atau tape singkong memang manis dan lezat. Namun, makanan lain pun tidak kalah nikmat. Bahkan sudah banyak produsen yang mengemasnya menjadi lebih kekinian. Berikut rekomendasinya.
1. Seblak
Jauh-jauh dari Bandung cuma bawa seblak? Jangan salah, makanan khas yang satu ini tidak pernah sepi penggemar. Alih-alih Seblak basah, seblak kering jadi pilihan dan awet dibawa untuk perjalanan jauh. Selain itu, ada juga seblak instan kemasan lebih praktis dengan rasa autentik.
2. Gepuk
Kalau Sumatera punya rendang, Bandung juga punya Gepuk yang tidak kalah istimewa. Bedanya, gepuk terbuat dari daging sapi yang dipotong pipih dan dimasak dengan bumbu gurih. Ada pula yang menyebutnya sebagai empal. Salah satu gepuk yang terkenal adalah Gepuk Nyonya Ong.
3. Bolen Pisang
Bolen pisang juga populer sebagai oleh-oleh khas Bandung. Meski di kota lain juga tersedia, bolen pisang khas Bandung dianggap lebih istimewa. Ada banyak pusat oleh-oleh yang menjual bolen pisang dengan isian keju atau cokelat.
Baca Juga: 6 Jajanan Serba Aci Asal Bandung yang Kenyal dan Gurih
4. Tahu Bandung
Bandung menjadi salah satu kota penghasil tahu yang berkualitas. Tahu Bandung cukup populer bahkan menjadi salah satu yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Ada yang warnanya putih dan ada pula yang warnanya kuning. Bentuknya persegi dan biasanya dijual dalam potongan sedang hingga besar.
5. Pie Susu Lembang
Jika kebetulan berkunjung ke Lembang, pie susu menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh yang wajib dicoba. Pie susu Lembang tersedia dengan berbagai varian rasa vanila coklat original hingga pisang coklat.
6. Wajit Cililin
Wajit merupakan jajanan tradisional yang mirip dengan dodol. Makanan ini terbuat dari beras ketan kelapa serta gula merah. Teksturnya lengket namun manis rasanya. Ciri khasnya wajit ini dikemas dengan kulit jagung yang dikeringkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Sepatu Running Lokal Rp200 Ribuan Terbaik, Kualitas Juara Bukan Barang Abal-abal
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari