Suara.com - Pandemi Covid-19 berdampak buruk terhadap sektor ekonomi pelaku pariwisata, tak terkecuali bagi karyawan hote.
Namun sebuah kisah unik dari Accor Group ini mungkin bisa jadi inspirasi bagi pelaku pariwisata lainnya. Mereka menjadikan karyawan ibu hamil dan memiliki bayi sebagai penerima bantuan prioritas.
Director of Talent and Culture Accor Indonesia, Faris Setiabudi bercerita saat perusahaannya memberikan sumbangan sebesar 5,5 juta dollar atau setara Rp 77 miliar.
Sumbangan itu diberikan kepada para karyawan Accor, namun pembagian tidak disampaikan secara merata, melainkan melihat kondisi si karyawan tersebut, dan difokuskan pada karyawan yang sedang hamil atau memiliki istri hamil, atau baru memiliki anak bayi.
"Pengambilan keputusan sangat menarik, (ibu hamil dan memiliki bayi) itu kita kasih lebih, karena mereka punya kebutuhan lebih banyak, apalagi nutrisi ibu dan bayi sangat penting untuk diberikan support lebih," jelas Faris dalam acara Talkshow RiiSE Accor Indonesia di Hotel Mercure Hotels Jakarta Cikini, Jumat (11/6/2021).
Faris sendiri percaya selama karyawan berkembang, maka perusahaan juga akan ikut berkembang. Proses perkembangan ini kata dia bukan hanya di lingkup tempat kerja, tapi juga dalam keluarga yang ikut berkembang.
Sehingga kata Faris, agar karyawan merasa dilibatkan, perusahaan akan menyertakan karyawan untuk ikut mengambil keputusan. Sehingga keputusan tidak hanya baik untuk perusahaan, tapi juga tidak menyulitkan pribadi karyawan tersebut dan keluarganya, baik istri maupun anak-anak tetap dapat perhatian.
"Itu effort (usaha) yang dilakukan Accor, saya berterimakasih kepada ibu dan bapak-bapak, karena perusahaan akan tumbuh jika talentnya akan tumbuh," tutur Faris.
Sementara itu Accor Indonesia sudah memiliki 20 persen karyawan perempuan, termasuk ada 20 General Manager (GM) perempuan dari total 109 GM hotel Accor.
Baca Juga: Ketahuan Ngutil, Wanita Digeledah Pegawai Toko: Kosmetik, Sabun, Shampo Dicuri
Angka ini masih kurang dari 25 persen target Accor Indonesia, dan target Accor Global yang targetnya 35 persen.
"Tapi bagusnya para Asisten GM yang akan naik jadi GM, perentase perempuannya sebanyak 33 persen, dan diprediksi 5 tahun ke depan akan bertambah terus," pungkas Faris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Apa Bedanya Sepatu Running dan Training? Ini 4 Pilihan Under Rp500 Ribuan yang Layak Dicoba
-
7 Fakta Patricia Schuldtz, Istri Darma Mangkuluhur yang Jadi Mantu Tommy Soeharto
-
6 Sepatu Jalan Waterproof yang Aman Dipakai Saat Hujan dan Lewat Genangan
-
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
-
Roby Tremonti Main Film Apa Saja? Ini Jejak Kariernya di Dunia Hiburan
-
Beda Syarat Usia Menikah Zaman Dulu dan Setelah Ganti UU, Biar Tidak Terjebak Child Grooming
-
3 Rekomendasi Moisturizer dengan Efek Botox Mulai Rp30 Ribuan, Wajah Kencang di Usia 50-an
-
8 Rekomendasi Moisturizer dengan Hyaluronic Acid untuk Mengatasi Kulit Dehidrasi
-
Kronologi Pernikahan Kak Seto dan Deviana Mulyadi yang Viral di Medsos
-
Kak Seto Menikah Tahun Berapa? Dikaitkan dengan Isu Child Grooming Aurelie Moeremans