Suara.com - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada 2021 ini perayaan Ritual Kasada terpantau lebih sepi. Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, Ritual Kasada hanya dikhususkan untuk warga Suku Tengger saja.
Kendati demikian, dari foto serta video yang diunggah ke berbagai media sosial, Ritual Kasada, Sabtu (26/6/2021) di kawah Gunung Bromo tetap tampak ramai.
Namun yang berbeda kali ini, Ritual Yadnya Kasada dilaksanakan secara tertutup untuk para wisatawan.
Biasanya Ritual Yadnya Kasada menjadi daya tarik tersendiri bagi hadirnya ribuan wisatawan di Gunung Bromo.
Ritual Yadnya Kasada di tengah pandemi tentu menjadi berbeda. Beberapa warga sekitar Gunung Bromo tampak memakai masker sembari menjaring hasil bumi yang dilemparkan.
Ritual Yadnya Kasada sendiri merupakan upacara tradisional Hindu Tengger yang dilaksanakan setiap bulan Kasada hari ke-14.
Pada ritual itu, Suku Tengger akan melarung aneka persembahan atau sesaji berupa hasil tanik, ternak hingga makanan sebagai persembahan untuk Dewa Brahma.
Hal ini juga menjadi wujud rasa syukur kepada Sang Hyang Widi sekaligus meminta berkah dan minta untuk dijauhkan dari malapetaka.
Perayaan Yadnya Kasada sendiri asal usulnya didasarkan pada legenda kuno Roro Anteng dan Joko Seger.
Baca Juga: Tertutup untuk Umum, PHDI Siagakan 'Jaga Baya' Amankan Upacara Yadnya Kasada Tengger
Ketika kerajaan Majapahit jatuh, pasangan itu berlindung di lereng atas Gunung Bromo. Bertahun-tahun menikah, keduanya belum dikaruniai momongan.
Hingga akhirnya mereka berdua bersemedi di Bromo dan memohon bantuan dewa gunung. Akhirnya para dewa memberikan 24 anak kepada keduanya.
Namun dengan syarat, kelak anak ke-25 harus dibuang ke gunung berapi sebagai wujud pengorbanan manusia.
Pada akhirnya tradisi mempersembahkan korban demi menenangkan para dewa dipatuhi dan berlanjut.
Perbedaanya, kekinian tradisi terus berlanjut tanpa pengorbanan manusia melainkan hasil ternak seperti kambing ayam atau sayuran sebagai gantinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam
-
Apa Zodiak Paling Imut? Ternyata Ini Jawaban dan Alasannya!
-
3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik
-
Sunscreen yang Bagus itu Merk Apa? Ini 5 Pilihan 'Holy Grail' Menurut Review
-
Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan
-
4 Trik Feng Shui Sederhana di Kamar Tidur yang Bisa Lancarkan Rezeki dan Karier
-
4 Sunscreen SPF Tinggi yang Direkomendasikan Dokter untuk Cuaca Panas Menyengat
-
Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing? Ini 4 Produk Mulai Rp8 Ribuan yang Ramai Diburu
-
Sendalu Permaculture, Jembatan Warga Urban Menuju Hidup yang Lebih Sadar
-
4 Ciri Pelaku Love Scamming Seperti Kasus Fabiola Elizabeth Agnes