Suara.com - Pandemi Covid-19 hingga kini masih belum berakhir bahkan kasusnya terus meningkat. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pun dilakukan untuk menekan angka infeksi Covid-19.
Masyarakat diimbau untuk tak keluar rumah apabila tak terlalu penting. Sejumlah kegiatan usaha juga diharuskan berhenti pukul 8 malam.
Sayangnya, masih ada saja influencer yang membagikan momen liburannya kala PPKM tengah berlangsung. Hal ini membuat banyak orang geram.
Kemarahan dari warganet terlihat jelas dalam salah satu unggahan akun Twitter @tubirfess. Saat itu, seorang influencer diminta untuk membagikan momen liburannya.
Pesan tersebut pun dibalas melalui fitur Instastory. "Iya sayang InsyaAllah ya hehehehehee. Pokoknya kita bakal update liburan dengan prokes (protokol kesehatan) yang berlaku," tulis influencer ini dalam unggahan tersebut.
Unggahan ini sontak mengundang reaksi panas dari warganet. Pasalnya, liburan di tengah PPKM Darurat dirasa tidak bijak.
"Aduh kapan ya influencer tuh ngerti, bukan lu doang neng yang mau liburan. Acara penting kayak ke kantor aja baiknya gausah di-post biar nggak trigger orang kalo 'keluar itu gapapa', nakes udah banyak yang tumbang, kanan kiri meninggal, at least ditengah situasi yang udah genting kayak sekarang empatinya mbok ya dipake," tulis pengunggah tangkapan layar Instastory influencer tersebut.
Unggahan ini kemudian direspon oleh warganet lainnya. Tak sedikit orang yang merasa geram tentang konten liburan yang akan dibagikan itu.
"Harusnya kalau udah punya embel-embel influncer tuh lebih hati-hati waktu mau update sesuatu nggak sih? Lihat dampak yang bakal dihasilkan. Soalnya dia kan jatuhnya udah bisa nge-influnce orang-orang," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Kementan Pastikan Ketersediaan Beras Aman hingga Akhir Tahun 2021
Warganet lain ikut berkomentar. "Lo mau liburan ke mana pun terserah, tapi bisa nggak ditahan dulu buat sekarang? Angka kasus covid lagi tinggi tingginya," ujar warganet ini.
"Lama-lama liburan online ini meresahkan memang. Mereka yang seneng, kita yang susah. Mereka bikin konten di YouTube, kita yang nonton sambil ngehalu kapan liburan. Bukan iri tapi miris aja sih," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (8/7/2021), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 6 ribu kali di Twitter,
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura