5. Cuci Benda-Benda Berbahan Kain Secara Terpisah
Di awal, Anda telah memisahkan barang-barang pribadi yang digunakan pasien isolasi mandiri. Salah satunya adalah segala benda-benda berbahan kain yang perlu dicuci dengan bersih, menyeluruh, dan terpisah dengan pakaian atau kain yang digunakan oleh semua orang di rumah.
Alangkah lebih baik ketika Anda memiliki dua mesin cuci, yang mana satu mesin cuci akan dikhususkan untuk benda-benda ini. Namun, jika Anda hanya memiliki satu mesin cuci, pastikan untuk membersihkan bagian dalam tabung mesin cuci untuk proteksi ekstra.
Jika ingin mencuci dengan tangan, pastikan tetap menggunakan sarung tangan, masker, dan salah satu langkah preventif adalah dengan merebus pakaian dan kain dalam air mendidih untuk mematikan virus.
6. Mencuci Peralatan Makan
Idealnya, gunakan peralatan makan plastik yang bisa langsung dibuang untuk pasien isolasi mandiri pada hunian Anda. Meskipun demikian, beberapa orang tidak nyaman menggunakan sendok, garpu, dan piring plastik.
Bila pasien isolasi mandiri menggunakan peralatan makan logam, pastikan untuk memisahkannya di awal saat melakukan pembersihan. Kemudian, cuci di area yang terpisah dari bak cuci piring di dapur untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Cuci dengan spons baru yang sebaiknya langsung dibuang saja untuk berjaga-jaga.
Merebus peralatan makan logam dalam air mendidih atau menggunakan boks sinar UV juga bisa dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesterilan ekstra dan maksimal.
7. Bila Bisa Dibuang, Buang Saja
Langkah ini mungkin bukan pilihan untuk semua orang, tetapi bagi Anda atau penghuni lain yang benar-benar khawatir dengan penyebaran virus Covid-19, buang saja barang-barang yang memang bisa dibuang.
Misalnya, membakar dan membuang pakaian yang digunakan pasien isolasi mandiri. Membuang spons yang digunakan untuk mencuci peralatan makan, menyingkirkan peralatan makan dari plastik, sampai membuang sprei, sarung bantal, atau barang-barang yang nilainya tidak terlalu mahal sebagai langkah preventif.
Bagi sebagian orang, langkah ini mungkin dirasa ekstrem, namun mereka yang sangat takut dengan virus ini bukannya tidak mungkin untuk melakukan langkah yang satu ini.
Artikel terkait:
Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Bagikan Obat Gratis Bagi Pasien Covid-19 Isoman, Ini Syaratnya
2 Cara Mudah Buat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah
Sering Diminum Jokowi, Pahami 7 Manfaat Jahe Merah Saat Wabah Corona
9 Cara Hemat Membersihkan Rumah Secara Alami
| Published by Dekoruma |
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar