Suara.com - Kemampuan beli masyarakat sempat menurun di awal pandemi Covid-19. Namun kini hasil survei NielsenIQ menunjukan meningkatnya kemampuan belanja masyarakat di pasar modern maupun pasar tradisional.
Associate Director Retailer Vertical, NielsenIQ, Ernawati mengatakan jika fakta ini tercermin dari perbandingan perilaku belanja saat Hari Raya Idul Fitri 2020 dan 2021. Pada 2020, memang ada peningkatan belanja di minggu pertama Ramadhan, tapi bukanlah untuk persiapan hari raya, melainkan untuk persiapan lockdown atau kebutuhan untuk di rumah aja.
"Sedangkan pada periode hari raya 2021, mereka bersedia melakukan pembelanjaan lebih awal dan lebih banyak di minggu-minggu setelahnya, dibandingkan periode hari raya tahun 2020," ujar Ernawati saat konferensi pers beberapa waktu lalu.
Perilaku belanja hari raya ini, kata Erna, jadi cerminan kepercayaan konsumen (Consumer Confidence Index) sudah lebih baik dari tahun sebelumnya, yakni dari 84 persen di Juni 2020 meningkat menjadi 102 persen pada April 2021.
Bahkan belanja masyarakat melonjak signifikan dari hari raya 2020 yang menginjak minus enam persen (-6 %), menjadi sembilan persen (9 %) di hari raya 2021. Meskipun pembelanjaan ini meningkat untuk kategori belanja biskuit dan sirup.
Meskipun tidak dipungkiri, belanja hari raya ini didominasi masyarakat kelas menengah (middle) dan kelas atas (upper), yang dari hari ke hari terjadi peningkatan pembelanjaan.
Uniknya, jika e-commerce diduga jadi tren sebagai tempat belanja, tapi tidak berlaku untuk masyarakat kelas menengah dan kelas bawah (lower). Kedua kategori masyarakat ini tetap saja menyukai belanja offline atau mengunjungi toko fisiknya.
"NielsenIQ mengamati e-commerce masih tumbuh secara konsisten, tetapi sebagian besar didorong oleh kelas ekonomi atas (upper)," timpal Nansita Basuki, Manager Consumer, Intelligence NielsenIQ Indonesia.
Baca Juga: Tanpa Sadar, 4 Kebiasaan Belanja Online Ini Bikin Saldo Tabunganmu Jebol!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Siapa Kepala BGN Sekarang? Ini Profil Nanik S Deyang Beserta Gaji dan Tugasnya
-
Masih Sering Dilakukan, Ini 8 Kesalahan Memakai Sunscreen yang Diam-Diam Merusak Kulit
-
Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?
-
Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet
-
Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?
-
Berapa Gaji Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Baru?
-
Bak Bumi dan Langit, Kekayaan Seskab Teddy vs Dino Patti Djalal Jomplang Banget
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
Cari Cushion yang Bagus? Ini 5 Pilihan dengan Daya Tahan hingga 24 Jam
-
Dicopot dari Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Dadan Hindayana?