Suara.com - Keberadaan semut sering kita jumpai dimana-mana, termasuk pada tanaman. Lantas, bagaimana cara basmi semut di tanaman? Simak berikut ini caranya.
Semut di tanaman bisa dibilang sebagai hama atau pengganggu. Bukan tak mungkin keberadaan semut tersebut akan membuat tanaman rusak atau bahkan mati jika tak lekas dibasmi.
Nah, biar tanaman terhindar dari gangguan hama semut, berikut ini cara basmi semut di tanaman yang paling ampuh mengutip dari Home Guides (8/7/2021).
1. Citrus oil
Citrus oil ini merupakan obat pembasmi hama yang terbuat dari bahan alami, dan dianggap ampuh untuk membuat semut-semut enyah dari tanaman.
Diketahui, citrus oil ini mengandung banyak insektisida alami. Bahkan, kamu bisa membuay sendiri di rumah. Adapun bahan-bahan yang diperlukan yakni: minyak esensial jeruk, molase sabun cuci piring, dan air.
Cara membuatnya mudah, campurkan semuan bahan, lalu semprotkan ke area sekitar tanaman guna membasmi semut. Beberapa saat kemudian, tanamanmu akan terbebas dari hama semut.
2. Sabun Cuci Piring
Cara basmi semut di tanaman berikutnya yaitu menggunakan sabun cuci piring. Cara pengaplikasiannya pun terbilang mudah.
Baca Juga: Ilmuwan Putuskan Hapus Nama Spesies Ngengat dan Semut yang Diskriminasi
Adapun caranya yaitu tambahkan sabun cuci piring satu sendok teh ke dalam air hangat satu liter, kemudian aduk sampai bahan-bahannya tercampur rata. Setelah itu, semprotkan bahan campuran tersebut ke tanaman untuk membasmi semut.
Oh iya, kamu bisa memilih sabun cair castile yang memiliki kandungan minyak peppermint. Sebab, semut tak menyukai minyak pappermint. Jika bahan ini gagal untuk mengusir semut, coba tambahkan lagi kadar sabunnya.
Namun, hindari mencampurkan sabun terlalu berlebihan. Sebab bersifat fitotoksik, jadi jika kadarnya terlalu berlebihan akan membahayakan tanaman.
Boraks dan Madu juga bisa digunakan untuk membasmi semut yang mengganggu tanaman. Cara pengaplikasiannya juga terbilang mudah dan tidak ribet
Adapun caranya yaitu, campurkan boraks dan madu setengah sendok teh dan tempatkan dalam wadah terbuka seperti stoples atau botol tanpa tutup. Setelah itu, letakan wadah tersebut di dekat tanaman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam