Suara.com - Beberapa tahun lalu, kamu mungkin merasa punya begitu banyak teman. Namun, sekarang rasanya jumlah temanmu semakin berkurang. Mengapa bisa begitu?
Seiring bertambah usia, jumlah teman biasanya bakal berkurang. Merangkum Yukepo.com—jaringan Suara.com, berikut beberapa alasan kita cenderung kehilangan teman seiring bertambahnya umur.
Kesibukan dan malas menjaga kontak atau komunikasi secara rutin
Berteman butuh komitmen dan waktu dan kesibukan sangat mungkin membuatmu lupa mengontak teman-temanmu. Kesannya seperti kamu tidak menjadikan mereka prioritas lagi.
Sebaliknya, kamu mungkin juga merasa ada teman yang tak lagi meluangkan waktu untuk memulai obrolan sehingga lama-kelamaan kamu pun enggan menghubungi mereka.
Tidak berada di lingkungan yang sama lagi
Salah satu kunci pertemanan adalah sering bertemu, seperti saat sekolah atau kuliah. Namun, setelah menyelesaikan studi, kamu mungkin tak bisa lagi bertemu teman-temanku karena kalian sudah tidak berasa di lingkungan yang sama seperti dulu,
Teman kerja tidak seperti teman sekolah dan kuliah
Tempat kerja sebenarnya berpotensi jadi seperti lingkungan sekolah atau kampus di mana kita bertemu orang yang sama hampir setiap ahri. Namun, situasinya tetap saja berbeda.
Baca Juga: 8 Tanda Orang di Sekitarmu Toksik, Lebih Baik Segera Menjauh
Saat bekerja, ada banyak masalah yang mungkin terjadi. Kadang, itu membuat kita ragu apakah bisa berteman dengan rekan kerja atau cukup menjaga hubungan profesional saja.
Orang dewasa cenderung protektif pada diri sendiri
Seseorang umumnya lebih terbuka dan antusias terhadap hal baru saat berusia lebih muda. Ketika lebih dewasa dan telah mengalami banyak hal, seseorang cenderung jadi lebih pemilih dan hati-hati. Itulah yang membuat lingkaran pertemananmu semakin kecil.
Lebih penting kualitas daripada kuantitas
Biasanya karena lelah dengan drama atau kesibukan sehari-hari, pada akhirnya kamu memilih mempertahankan komunikasi dengan orang-orang yang paling membuatmu nyaman saja. Temanmu sangat mungkin jadi lebih sedikit, tapi hubungan yang terjalin lebih erat.
Ada perbedaan prioritas
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget
-
15 Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar Bahasa Inggris, Manis dan Romantis Bikin Baper
-
7 Rekomendasi Parfum Isi Ulang Pria, Semakin Berkeringat Semakin Wangi
-
5 Body Lotion SPF 50 yang Bagus untuk Lindungi Kulit di Cuaca Panas
-
Dari Toast hingga Tasting: Cara Menikmati Minuman dengan Lebih Proper
-
Skincare Animate Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Ceknya!
-
7 Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak yang Tidak Oksidasi, Mulai 50 Ribuan
-
5 Moisturizer Cowok untuk Mencerahkan Kulit, Nyaman Dipakai dan Tidak Lengket
-
Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma