Suara.com - Di masa pandemi ini, kamar tidur menjadi salah satu area yang paling sering digunakan untuk belajar ataupun bekerja di rumah. Itu sebabnya, dekorasi kamar tidur menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Tak perlu mewah, yang penting harus nyaman dan membuatmu betah.
Dilansir dari The Spruce, simak 10 tips dekorasi kamar tidur yang bisa kamu tiru berikut ini.
1. Pilih warna lembut
Pilihlah warna lembut dan palet warna monokromatik untuk memberi kesan menenangkan. Dalam teori warna, warna biru, lavender, dan hijau dianggap dapat memberi rasa tenang dan tentram.
Lalu, bagaimana jika warna favoritmu adalah warna-warna terang dan berani? Gunakan warna muda dari warna favoritmu. Itu artinya, pilihlah warna ungu muda daripada warna ungu terong, atau warna cream alih-alih kuning terang.
2. Jangan letakkan terlalu banyak barang
Terlepas dari dekorasi apa yang kamu pilih, untuk kemudahan bergerak, harus ada jarak setidaknya tiga langkah antara tempat tidur dan dinding atau perabot besar. Serta jarak dua langkah kaki antara tempat tidur dan perabotan kecil, seperti meja kerja dan meja rias.
Kamar tidur sebaiknya hanya berisi barang-barang yang kamu butuhkan, yaitu tempat tidur, lemari pakaian, satu atau dua meja kecil di samping tempat tidur, meja rias, dan kursi.
3. Ciptakan sudut pribadi
Sudut khusus ini bisa kamu manfaatkan sebagai area untuk belajar atau bekerja di rumah. Atau bisa juga berfungsi sebagai area santai untuk duduk dan membaca.
Jika memungkinkan, buat sudut pribadi ini di dekat jendela agar kamu mendapatkan cahaya alami saat belajar atau bekerja di rumah.
4. Pilih tirai yang estetik
Jendela yang didandani dengan indah akan membantu membingkai dinding kamar dan menambah nilai estetik kamar tidur. Kamu bisa pilih tirai tipis yang menyaring cahaya, dan dikombinasikan dengan roller blind yang dapat ditarik ke bawah untuk menjaga privasi di malam hari.
Baca Juga: 6 Tips Fengsui Kamar Tidur yang Bisa Bikin Tidur Makin Nyenyak
5. Letakkan beberapa sumber pencahayaan
Pencahayaan di kamar tidur haruslah merata di seluruh ruangan. Selain lampu besar di bagian atas tengah ruangan, sertakan pula lampu kecil di sudut yang bisa digunakan untuk membaca atau melakukan aktivitas lainnya.
Kamu juga bisa meletakkan lampu aksen yang menyorot ke dinding untuk memberi efek cahaya tertentu, serta lampu tidur jika tak terbiasa dengan kegelapan. Jangan lupa pasang sakelar terpisah untuk setiap lampu, sehingga kamu bisa memilih hanya menyalakan area yang diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka