Suara.com - Sebagian orang mungkin awam mendengar istilah Bone Broth. Tapi, ternyata mengonsumsi bone broth sendiri menadi tren yang berkembang di Eropa dan Amerika Serikat.
Bone broth sendiri sebenarnya bukan hal baru dalam dunia kuliner dan kesehatan. Dalam keterangan yang diterima Suara.com, Kamis, (19/8/2021) bone broth merupakan sejenis kaldu yang biasa dibuat dari daging dan tulang sapi.
Masyarakat Indonesia biasa memakan sup kaldu sapi dengan campuran seperti wortel, emping dan sebagainya. Namun, yang membedakan Bone Broth dengan kaldu yang biasa kita konsumsi adalah waktu proses produksi bone broth yang cukup lama.
Jika biasanya dalam membuat kaldu kita memasak hanya beberapa jam saja, namun untuk membuat bone broth kita harus merebus tulang beserta daging selama 24 jam bahkan lebih.
Salah satu produsen Bone broth ternama di Indonesia Brothnco menyebut bahwa dalam memproduksi bone broth pihaknya bisa menghabiskan waktu perebusan tulang dan daging 24 – 48 jam. Lamanya proses perebusan ini bertujuan untuk mengeluarkan semua nutrisi yang terkandung dalam tulang dan daging.
“Saat ini dengan maraknya makanan tidak sehat, fokus kami menjaga kualitas produk dimana produk yang dibuat harus bisa dirasakan kebaikan nya. Bisa terlihat dari testimono instagram @brothnco bagaimana customernya berbagi selama mengkonsumsi bone broth dari Brothnco," ujar Christina Tanuwidjaya CEO Brothnco.
Ia mengatkaan ini karena dipastikan proses dan bahan dalam pembuatan bone broth. Mulai dari waktu yang tidak sebentar 24-48 jam untuk proses masaknya saja.
Hal ini untuk memaksimalkan nutrisi dari tulang dan daging bisa diperoleh. Sehingga untuk total produksinya bisa memakan waktu berhari-hari.
Lebih jauh, Christina menyebut bahwa tren mengkonsumsi Bone broth sudah berkembang di Indonesia. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi bone broth memiliki segudang manfaat bagi kesehatan dan dapat membantu proses diet.
Baca Juga: Kisah Selebgram Stasya Bwarlele Buka Usaha Kuliner di Tengah Pandemi
Christina menjelaskan bahwa banyak konsumennya yang justru direkomendasi oleh praktisi kesehatan untuk mengkonsumsi bone broth dalam menjaga kesehatan secara alami atau diet karena kandungan kalori yang tergolong kecil, bebas dari bahan pengawet, logam berat, antibiotik atau bahan tambahan lainya.
Christina menyebut di luar negeri, trend bone broth sangat diminati karena segala kebaikan bone broth sangat baik untuk kesehatan, diet dan juga kecantikan.
Di luar negeri salah satu dokter yang terkenal merekomendasikan masyarakat untuk meminum bone broth guna menjaga kesehatan dan diet salah satunya Dr. Kellyan Petrucci. Mengkonsumsi bone broth menurut Dr Kelly, disebutkan dapat memperbaiki kebocoran usus (leaky gut), memelihara fungsi sendi, mencerahkan kulit dan melancarkan fungsi pencernaan serta masih banyak lagi manfaatnya.
"Customer adalah segalanya bagi saya (Brothnco). Sudah menjadi kewajiban kita sebagai penjual membuat makanan sehat berkualitas untuk customer. Sehingga segala kebaikan produk kita harus dapat dirasakan," kata Christina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana