Suara.com - Banyak orang sering tergiur untuk memulai usaha kos-kosan. Ini karena keuntungan yang didapatkan cukup besar.
Maka tidak heran jika sebagian mulai memberanikan diri untuk terjun di usaha tersebut. Nah, sebelum memulai bisnis tersebut, ada baiknya untuk mengikuti enam tips ini seperti yang diungkap oleh Property Expert Pinhome Vina, dalam acara Bisnis Properti Gaya Baru: Bangun Kos-Kosan Yuk, Senin (23/8/2021).
Lokasi yang strategis
Dalam membangun usaha kos-kosan, yang harus dilakukan adalah dengan menentukan lokasi yang strategis. Seperti di perkotaan misalnya, atau lokasi yang tak jauh dari perkantoran dan jarak ke kampus.
“Jadi lokasi yang strategis ini kayak deket dari kampus dan perkantoran, jadi bisa bikin orang tidak menggunakan kendaraan umum. Cukup jalan kaki aja,” ungkapnya.
Memiliki perizinan kosan
Membangun usaha kos-kosan sudah pasti harus memiliki perizinan. Vina mengatakan, jika membangun kosan dengan kamar lebih dari 10, membutuhkan lebih banyak izin. Ini berbeda dengan di bawah sepuluh kamar.
“Jadi izinnya tidak sebanyak di atas sepuluh kamar, kayak surat dari kecamatan dan lain-lain misalnya. Tapi legalitasnya kita juga perlu memiliki surat perizinan,” ucap Vina.
Sesuaikan harga
Baca Juga: Kabar Gembira! 1000 UMKM Kepulauan Riau Akan Dapat Pinjaman Modal Usaha Tanpa Bunga
Selanjutnya yang perlu diperhatikan bagi pemilik kosan adalah, menentukan harga yang sesuai target pasar. Jika target pasarnya adalah mahasiswa, pertimbangkan harga sesuai mahasiswa. Begitu juga harga sewa per bulan bagi pekerja.
“Kita tentukan target market kita. Kalau untuk mahasiswa, artinya lokasinya deket kampus dan sesuaikan harganya, juga fasilitas apa yang kita miliki,” ungkapnya.
Berikan fasilitas tambahan
Tidak hanya memberikan fasilitas di dalam kosan saja, bagi calon pemilik kos perlu perhatikan juga fasilitas tambahan. Misalnya, bisa dilakukan dengan menambah fasilitas laundry dan juga catering.
Promosikan bisnis kosan
Selanjutnya, yang perlu dilakukan untuk menarik peminat penghuni kos adalah dengan mempromosikan bisnis nya lewat sosial media. Selain itu, ia mengatakan ada cara lain juga bisa dilakukan, yakni dengan mempromosikan lewat program member get member.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
10 Titik Rawan Macet di Jogja saat Libur Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya
-
15 Ide Tulisan Kartu Ucapan Idulfitri yang Puitis, Menyentuh Hati dan Penuh Makna
-
Rekomendasi Menu Buka Puasa Khas Indonesia, Dari Gorengan hingga Soto Ayam Hangat
-
Ramadan Charity Event The Sultan Hotel & Residence Jakarta: Kebahagiaan dan Kebersamaan 100 Anak
-
Lebaran Hemat: Diskon Hingga 80% di Outlet Mall Terbesar Se-Indonesia, Belanja Puas Tanpa Khawatir!
-
Nurul Sarifah, Aktivis Kpop4Planet yang Ukir Sejarah di National Geographic 33
-
4 Cara Menghadapi Saudara yang Toxic Suka Membandingkan Nasib Saat Kumpul Keluarga
-
Promo Alfamart 18-31 Maret 2026 Tanpa Syarat, Camilan untuk Mudik Lebaran Diskon Besar
-
30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 yang Lucu untuk Anak-anak, Gratis dan Mudah Dipasang!
-
Tradisi Hidangan Berlimpah Saat Lebaran Picu Food Waste, Bagaimana Solusinya?