Suara.com - Sepak terjang perempuan dalam membangun dan mengembangkan berbagai macam bidang usaha, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memang tak perlu diragukan lagi.
Meski begitu, perjalanan mereka tak pernah lepas dari tantangan yang mereka hadapi. Khususnya dalam hal keuangan, seperti mengelola arus kas dan mencari cara beralih ke usaha yang digital-first.
Hingga akhirnya banyak yang terpaksa menghentikan usaha mereka secara sementara di tengah pandemi.
Berdasarkan survei yang dilakukan Visa terungkap, banyak pelaku UMKM yang mengaku bahwa pendanaan dan pemasaran merupakan dua hambatan utama dalam mengembangkan usaha mereka.
"Sekitar 55,2 persen dari mereka menghadapi masalah permodalan, sementara 37,4 persen berpendapat hambatan utama mereka adalah memilih strategi pemasaran yang tepat," kata Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia, dalam jumpa pers Kamis (26/8/2021).
Selain itu, 65,7 persen mengakui tidak memiliki catatan keuangan yang baik, dan 83,7 persen lebih mengandalkan dana pribadi untuk membiayai usahanya dibanding mendapatkan pinjaman dari bank (12,7 persen), kerabat (3 persen), atau investor (0,6 persen).
Untuk memberdayakan perempuan agar memiliki pemahaman manajemen keuangan yang lebih baik dan meraih kebebasan finansial, Visa, mengumumkan akan kembali menyelenggarakan kampanye #IbuBerbagiBijak, sebuah program literasi keuangan yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2017.
"Kami menyaksikan semakin banyak masyarakat yang mulai menyadari pentingnya manajemen keuangan yang lebih baik dan perlunya mendorong UMKM agar mampu go digital di era new normal ini. Karenanya, kami memutuskan untuk terus memperkaya program ini," kata dia.
Lebih lanjut, Riko menjelaskan bahwa program yang mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia ini, tidak hanya berbagi pengetahuan tentang manajemen keuangan dasar tetapi juga menyediakan pendampingan untuk memberdayakan para pelaku UMKM agar dapat bertahan dan bertumbuh di ekosistem digital.
Baca Juga: UMKM Kuliner Punya Kesempatan Emas untuk "Go Digital" Lho
Ada sejumlah workshop yang telah disiapkan, mulai dari manajemen keuangan dasar, hingga sesi pendampingan yang bekerja sama dengan Maxi Consulting dalam rangka memberdayakan pelaku UMKM perempuan agar usaha mereka dapat bertahan dan bertumbuh secara jangka panjang.
Nantinya, jelas Riko, sekitar 320 pelaku UMKM perempuan di Yogyakarta dan Jawa Tengah akan berpartisipasi dalam program online ini selama enam bulan dan merasakan pengalaman yang bermanfaat, seperti digital onboarding gratis, akses pasar, dan promosi online.
Program tersebut juga mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ia percaya program tersebut dapat membantu pelaku UMKM menjadi lebih tangguh di tengah pandemi, dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam mengenai manajemen keuangan yang esensial, serta membuka akses pasar yang lebih besar agar mereka bisa mengembangkan usahanya.
"Kami juga melihat bahwa program seperti ini dapat mendorong pertumbuhan kewirausahaan terutama di kalangan anak muda, yang terinspirasi mendapatkan penghasilan tambahan dan meraih kebebasan finansial," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Cara Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan 2026, Bisa Diurus Online atau di Kantor Desa Kelurahan
-
5 Skincare Retinol Penghilang Flek Hitam yang Tidak Overclaim Menurut Dokter Detektif
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Skincare Terbaik untuk Rutinitas Harian Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya
-
Bolehkah Pakai Lip Balm saat Puasa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Tidak Berwarna
-
4 Sepeda Lipat yang Ringan tapi Bagus, Cocok Buat Gowes Sehari-hari
-
Apakah Stretch Mark Bisa Hilang? Ini 3 Rekomendasi Krim untuk Memudarkannya
-
Kalau Skin Barrier Rusak Harus Pakai Apa? Ini 10 Langkah Memperbaikinya
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Harga Rp1 Jutaan, Hemat dan Praktis untuk Harian